Posts filed under 'Internet'

Iklan Internet Penjualan Harimau Sumatera Opsetan Marak

Penjualan kulit harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) masih sering terjadi di internet, bahkan diklaim arena penjualan di dunia maya tersebut sudah dilakukan semenjak tahun 2006 lalu. Namun hingga Senin (5/5), arena jual beli satwa dilindungi tersebut masih saja marak terjadi.
Ihwal ini terungkap saat Adnun Salampessy, SHut menyampaikan keluhannya mengenai cara penjualan kulit hariamau opsetan dari Sumatera yang dilakukan melalui media internet. “Apakah sudah ditindak belum? Iklannya semenjak tahun 2006, tapi sampai sekarang (5/5) iklannya masih ada,” kata Adnun.
Sampai saat ini, blog Natali Ardianto (www.adheaven.com), salah satu yang mengiklankan perdagangan dua satwa liar penting (harimau sumatera dan beruang madu) dalam bentuk opsetan, masih mengiklankan penjualan tersebut.
Berikut isi keseluruhan dari iklannya : “Dijual dua stuffed animal, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan Beruang Madu (Halarctos malayanus).Ada suratnya, ijin dari Departemen Kehutanan, asli. Dilepas Rp 26,5 juta nego. Ini sekalian ngetes upload dari Flickr ke Blogger, since Blogger ngga bisa handle inline atau attachment image, posted by Adh3 @ Sunday, April 09, 2006.
Natali Ardianto sendiri hanya diketahui berlokasi di Jawa Barat. Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan spesies yang dilindungi oleh pemerintah Republik Indonesia yang diatur oleh PP No.7 Tahun 1999 dan tercatat dalam Red List of Threatened Species IUCN dalam status Endangered species , serta terdaftar dalam Lampiran CITES (Appendix I). Beruang madu (Helarctos malayanus (Horsfield, 1825)) adalah spesies yang dilindungi juga oleh pemerintah RI (PP No.7 Tahun 1999) dan tercatat dalam kategori Vulnerable (Data Deficient) (IUCN), masuk dalam Appendix I/II (CITES).


Add comment 10 Mei, 2008

Bikin Video Porno dengan Ponsel Komplotan Siswa SMU Diperiksa Polisi

Kepolisian Tobago, Kanada tengah menginvestigasi komplotan siswa yang melakukan tindakan pornografi. Siswa yang sebagian berasal dari sekolah menengah Scarborough itu diduga telah membuat video seks di beberapa lokasi dengan menggunakan telepon seluler mereka.

Beberapa adegan seks diketahui dilakukan di dalam ruangan kelas. Video klip itu kemudian didistribusikan ke teman-teman mereka melalui ponsel masing-masing. Demikian dikutip detikINET dari Grenada Broadcasting Network, Rabu (13/12/2006).

Lebih lanjut, salah satu video klip berisi adegan seorang siswi sekolah menengah Scarborough masih berbalut seragamnya, lalu mengangkat roknya dan mempertontonkan ‘daerah’ pribadinya tepat di depan orang yang mengambil gambar.

Siswi tersebut kemudian melepas kancing bajunya, membuka bra dan mempertontonkan payudaranya. Aksinya terus diiringi dengan senyuman sambil berkata kepada sang fotografer bahwa dirinya menginginkan yang lebih dari itu.

Ketika video ini dikonfirmasikan ke Education Secretary, Claudia Groome-Duke, ia menjawab bahwa kasus ini sedang dalam penanganan polisi. Video tersebut juga didistribusikan kepada orang dewasa melalui bluetooth.

Beredarnya video klip itu tidak menutup kemungkinan bahwa penggunaan ponsel akan dilarang di sekolah. Namun ketika dikonfirmasi, Claudia menjawab tidak mempunyai wewenang untuk melakukan larangan tersebut.

Claudia hanya mengatakan bahwa pihaknya akan menerapkan beberapa tindakan guna mengatur penggunaan ponsel di sekolah dan akan mengembangkan sebuah peraturan. Claudia juga akan mendiskusikan masalah ini bersama kepala sekolah Scarborough.


Add comment 5 Oktober, 2007

Rekam Esek-esek via Webcam, Penjara 30 Tahun

Salah satu dampak negatif teknologi adalah jika teknologi disalahgunakan untuk hal-hal negatif semisal seks. Seorang pria asal Beaverton Amerika Serikat misalnya, dinyatakan bersalah dan terancam hukuman 30 tahun penjara karena memproduksi video esek-esek seorang gadis remaja dengan menggunakan webcam.

Adalah Joshua Kistler, diadili di pengadilan negeri setempat Mei 2005 lalu setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) melakukan investigasi. Demikian dikatakan pengacara Karin Immergut baru-baru ini.

Kistler mengaku dirinya mulai melakukan chat online dengan gadis berusia 15 tahun asal Utah di sepanjang musim panas dan musim gugur tahun 2004. Saat chat itu Kistler mengaku sebagai anak laki-laki berusia 15 tahun juga. Untuk meyakinkan gadis tersebut, Kistler mengirimkan sebuah foto anak laki-laki berusia 15 tahun.

Kirstler berulang kali membicarakan seks dan meminta gadis tersebut untuk melakukan aktifitas seksual di depan webcam-nya. Permintaan itu di-iya-kan dan aktifitas seks sang gadis pun direkam via webcam.

Seperti dilansir Associated Press dan dikutip detikINET dari kgw.com, Senin (18/12/2006), kegiatan ini, kata Immergut, tidak hanya terjadi sekali namun berulang kali.


Add comment 5 Oktober, 2007

Video Porno Dominasi Jaringan Internet P2P

Video esek-esek dan video dari tayangan televisi, mendominasi konten video yang diunduh (download) dari jaringan P2P.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru dari perusahaan analis NPD, 60 persen video yang didownload dari peer to peer (P2P) merupakan video esek-esek alias porno. Sementara sekitar 20 persennya merupakan video yang diambil dari tayangan televisi.

Aktivitas tersebut terlacak setelah NPD meminta kepada lebih dari 12.500 pengguna komputer untuk menginstall software miliknya.

“Meski mayoritas video yang didownload merupakan film porno, tetapi jumlah karya hak cipta yang dicuri bakal terus meningkat kecuali jika ada yang mengambil tindakan untuk menghindari pembajakan,” tutur Russ Crupnick, Wakil Presiden NPD Group yang dikutip detikINET dari Maxconsol, Selasa (26/12/2006).

Dalam penelitian ini, sekitar 8 persen pengguna internet memanfaatkan jaringan peer-to-peer untuk mendownload internet. Sedangkan 2 persen responden, menggunakan konten download berbayar.


Add comment 5 Oktober, 2007

Bisnis Porno Merambah Situs Jaringan Pertemanan

Industri esek-esek sepertinya tak akan surut dimakan waktu, terlebih di negara yang menganut gaya hidup bebas. Bisnis porno kini merambah situs jaringan pertemanan.

Sebagai bagian dari strategi perluasan pasar, mereka (industri porno-red) kini melibatkan situs-situs ternama seperti YouTube untuk memuat ‘hasil karya’ mereka ke situs jaringan pertemanan. Pameran industri seks pun digelar besar-besaran untuk memperkenalkan situs mereka.

Para pengunjung AVN Adult Entertainmeny Expo, pameran industri seks terbesar dunia di Las Vegas, tidak hanya bisa melihat wanita-wanita cantik berpakaian minim yang dipajang bak barang dagangan, tapi juga bisa melihat mereka beraksi erotis melalui situs YouTube, MySpace dan situs-situs reality show televisi.

Juru bicara AVN Adult Entertainmeny Expo, Daniel Fairchild, mengungkapkan situs versi baru berisi hal-hal yang berbau pornografi dari MySpace yakni xpeeps.com, yang telah dirilis online dalam format beta 8 bulan lalu.

Seperti mainstream kebanyakan situs lain, xpeeps memiliki fitur ruang chat, forum dan terkadang dimunculkan daftar lowongan kerja bagi orang-orang dewasa yang menyukai hiburan dewasa.

Kepada AFP, yang dikutip detikINET, Jumat (12/1/2007), Fairchild menekankan bahwa Xpeeps adalah versi porno MySpace. Situs tersebut merupakan komunitas online bagi para profesional industri seks, orang-orang amatir dan para penggemar seks.

‘Gilanya’ lagi, Relax Entertainment malah merekrut wanita muda dari MySpace untuk dijadikan “MySpace Invanders”, sebuah proyek CD porno interaktif yang juga menghubungkan penonton dengan halaman yang memuat aksi mereka di situs jaringan pertemanan.

Wanita dalam video itu dibayar antara US$ 150 (Rp 1,3 juta) hingga US$ 500 (Rp 4,5 juta), tergantung apa yang ia lakukan di depan kamera. CD tersebut kabarnya mulai dipasarkan secara internasional melalui Internet dua minggu ke depan.

Sementara itu, situs YouTube juga dibuatkan versi pornonya 6 bulan lalu. Situs bernama PornoTube itu memang bukan dibuat oleh perusahaan yang sama dengan YouTube, tapi popularitasnya cukup bagus. Situs itu menanjak ke dalam daftar 20 besar situs top berdasar pantauan jumlah pengunjung yang dilakukan oleh perusahaan riset Alexis.

Tren bisnis seks online ini juga menjangkiti tiga broker real estate yang memilih beralih haluan ke industri esek-esek ini. Mereka mendirikan perusahaan bernama Wink dan situs pornonya telah terekspos di Internet hanya 2 hari sebelum pameran berlangsung. Mengusung NakedSword.com, Brian Kavanagh — salah satu pendiri Wink — mengakui bahwa industri seks lebih menguntungkan daripada industri real estate yang sedang melemah.


Add comment 5 Oktober, 2007

Sebarkan Foto Telanjang di Internet, Mahasiswa Dipenjara

Seorang mahasiswa di Singapura, Song Yick Biau (24), dinyatakan bersalah karena telah menyebarkan gambar seorang wanita bugil melalui Internet. Hukuman penjara 2 tahun 3 bulan menantinya.

Menurut hakim pengadilan, Liew Thiam Leng, hukuman yang diberikan merupakan pelajaran bagi orang lain agar tidak mengikuti tindakan kriminal yang sama.

“Mereka telah merusak kepercayaan publik tentang penggunaan komunikasi elektronik,” ujar Liew seperti dilansir inquirer.net dan dikutip detikINET, Rabu (17/1/2007).

Lebih lanjut Song dinyatakan bersalah atas 10 pelanggaran, dari total 48 tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ini termasuk 9 pelanggaran yang terkait dengan penyalahgunaan komputer dan 1 tindakan kriminal lainnya. Demikian dilaporkan harian The Straits Times.

Untuk kasus penyalahgunaan komputer, Song terbukti telah mengakses account MSN Messenger orang lain tanpa ijin, mengubah password-nya serta menyalahgunakan identitas tersebut untuk mendapatkan informasi account lain.

Sedangkan tindakan kriminal lain yang dilakukannya, adalah terkait penyalahgunaan identitas untuk menyalin foto wanita 18 tahun ke dalam foto wanita telanjang melalui Internet.

Berdasarkan dokumen pengadilan, Song mengaku dirinya akan menyebarkan foto tersebut sekalipun gadis itu telah membantunya masturbasi dan mengirimkan foto payudaranya.

Peristiwa ini terjadi antara November 2005 hingga Januari 20006. Song sendiri merupakan mahasiswa Akuntansi, yang sudah dikeluarkan dari universitasnya ketika kasus ini terungkap. Sementara itu keluarga Song kini tengah mempertimbangkan untuk naik banding.


1 comment 5 Oktober, 2007

Cina Berambisi Lampaui Pengguna Internet AS

Pertumbuhan pengguna Internet di Cina memang cukup mencengangkan. Tahun lalu saja, pertumbuhannya tercatat naik 23,4 persen menjadi 137 juta orang.

Dengan kata lain dari 1,3 miliar orang penduduk Cina, sekitar 10 persen diantaranya sudah menggunakan Internet. Demikian dilaporkan China Internet Network Information Center (CNNIC).

Melihat tren ini, pemerintah Cina yakin dalam dua tahun mendatang negaranya mampu melampaui Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan pengguna Internet terbanyak.

“Kami yakin hanya butuh waktu paling banyak dua tahun bagi Cina untuk menyalip Amerika Serikat,” jelas pemerintah seperti dilaporkan harian China Daily, yang dikutip detikINET, Rabu (24/1/2007) dari AP.

Sementara itu di Amerika Serikat, diperkirakan pengguna Internetnya sekitar 210 juta orang, dari 300 juta orang penduduk. Cina berambisi bisa mencapai jumlah pengguna Internet sebanyak 210 juta dalam waktu dua tahun, jika laju pertumbuhan tahunannya di atas 24 persen.

Soal Internet, negeri tirai bambu itu memang terkesan arogan dan sangat mengontrol ketat konten-konten yang boleh beredar di Internet. Penggunaan Internet hanya didukung untuk segmen pendidikan dan bisnis.

Tapi untuk konten yang bersifat subversif atau cabul, pemerintah benar-benar memperketat pengawasan bahkan tak segan-segan memblokirnya. Puluhan orang bahkan sudah dijebloskan ke penjara karena mengirimkan esai berbau politik di Internet.

Pengguna Internet nirkabel di Cina, menurut CNNIC, juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Sekitar 17 juta orang pengguna Internet online lewat ponsel.


Add comment 5 Oktober, 2007

Bank Dunia Luncurkan Situs Berbahasa Indonesia

Bank Dunia meluncurkan situs berbahasa Indonesia, yang akan diposisikan sebagai pendamping situs berbahasa Inggris yang ada saat ini.

Meluncurnya situs ini sebagai respon atas permintaan dari pengunjung Pusat Informasi Daerah Bank Dunia (World Bank Regional Development Information Outlet) di 16 universitas negeri yang tersebar di seluruh Indonesia.

Situs yang beralamat di http://www.worldbank.org/id ini diharapkan dapat menjangkau pembaca yang selalu mengikuti isu-isu perkembangan dunia.

“Tujuan dibuatnya situs ini untuk meningkatkan transparansi dari kegiatan operasional kami dan untuk meningkatkan partisipasi pemerintahan setempat dan lembaga-lembaga di dalam program kami,” ujar Andrew Steer, Country Director World Bank Indonesia, dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (24/1/2007).

Informasi yang diberikan juga bervariasi, mulai dari data dan statistik terakhir dari indikator-indikator sosial ekonomi, proyek dan informasi program, sampai kalender kegiatan yang diagendakan organisasi ini.

Situs ini juga menyimpan dokumen-dokumen bank seperti Strategi Bantuan Negara (Country Assistance Strategy) yang baru-baru ini diperpanjang sampai 2008. Serta informasi tentang program bantuan sebesar US$ 850 juta ($1 = Rp 9081, sumber: detikcom) yang merupakan jumlah terbesar yang pernah diberikan Bank Dunia kepada sebuah negara.

Selama ini situs Bank Dunia dikunjungi 8.000 pengunjung dan 35.000 kali kunjungan setiap bulannya.


Add comment 5 Oktober, 2007

Nyandu Internet, Anak Digebuki Ayah Kandung

Internet, dunia yang membuat tak sedikit orang kecanduan karenanya. Anak kecil saja saat ini banyak yang sudah mengenal dan akrab dengan dunia ini. Tak jarang pula banyak anak yang lebih memilih menghabiskan waktunya di internet cafe (warnet) daripada pulang ke rumah.

Adalah seorang anak laki-laki asal Malaysia. Bocah berusia 11 tahun itu bisa dibilang sangat terobsesi dengan Internet hingga membuatnya betah berlama-lama berada di warnet.

Perilakunya itu membuat ayah kandungnya marah besar. Sang ayah mengamuk dan menganiaya bocah tersebut hingga mengalami luka kepala serius. Bocah malang itu dipukuli habis-habisan oleh ayahnya sendiri di daerah Tikam Batum, Malaysia hingga berakhir di rumah sakit.

Ayahnya yang juga seorang pedagang, mengklaim bahwa sekolah anaknya memburuk karena anaknya kecanduan Internet. Demikian dikutip detikINET dari The Star, Selasa (30/1/2007).

Juru bicara kepolisian mengatakan bahwa tersangka (ayah anak tersebut) diduga telah melakukan penganiayaan seperti melempar, meninju, menampar dan menyepak anak tersebut di rumah mereka di Taman Setia Budi, Tikam Batu.

Anak laki-laki itu pun lari dari rumahnya dan mencari tempat perlindungan di sebuah surau di Kampung Haji Ahmad. Beberapa orang desa lalu menemukannya di surau tersebut dan melaporkannya ke polisi.

Lebih lanjut, kepolisian Tikam Batu menjemput anak lelaki itu dari surau. Polisi lalu menyerahkan kasus ini ke unit Penganiayaan dan Kekerasan Anak Domestik wilayah Kuala Muda.

Dijelaskan juga, bocah malang itu sudah ditangani pihak rumah sakit Sultan Abdul Halim dan akan dikirim ke Departemen Kesejahteraan Kuala Muda seraya menantikan pemeriksaan selanjutnya.


Add comment 5 Oktober, 2007

8 dari 10 Peserta Kencan Online Gemar Berbohong

Berdasarkan survei yang dilakukan pada orang-orang yang kencan via Internet, terungkap bahwa 8 dari 10 orang peserta suka berbohong soal penampilan mereka. Untungnya, kebohongan itu biasanya hanya menyangkut soal ukuran dan tinggi badan.

Penelitian yang diketuai Jeffrey Hancock, seorang asisten profesor komunikasi di Cornell University di Ithaca, New York ini, menemukan fakta bahwa 81 persen dari 80 orang responden yang berasal dari empat situs kencan/perjodohan berbohong soal penampilan mereka. Namun kebohongan yang dilakukan sebisa mungkin tidak mencolok, agar tidak cepat terbongkar.

Lebih dari setengah responden laki-laki (52,6 persen) mengaku lebih langsing dari sebenarnya. Sementara 39 persen wanita mengaku badan mereka lebih tinggi.

Pada penelitian yang akan diterbitkan dalam jurnal Proceedings of Computer/Human
Interaction, April nanti, wanita pada lazimnya berbohong dengan menambahkan tinggi badannya dari ukuran sebenarnya supaya terlihat lebih menarik. Sementara soal usia, 24,3 persen pria mengaku jarang blak-blakan soal usia sebenarnya dan 13,1 persen wanita juga mengaku melakukan hal yang sama.

Hancock mengungkapkan bahwa kebohongan-kebohongan yang terjadi antar pasangan dalam kencan online bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Tetapi dia kaget bahwa kebohongan yang dilakukan hanya meninggikan badan satu inci atau mengurangi beberapa gram berat badan.

“Mereka (para pembohong-red) berpikir kebohongannya takkan terbongkar (karena selisihnya yang tidak besar) tapi cukup signifikan untuk menarik pasangan,” ungkap Hancock seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Kamis (7/2/2007).

Tim peneliti juga menemukan kasus kebohongan yang keterlaluan. Misalnya, seorang wanita yang ‘menurunkan’ bobotnya sebesar 6 kilogram. Ada juga pria yang menambah tinggi badan hingga 7 centimeter. Bahkan ada seorang pria mengurangi umurnya hingga 11 tahun.


Add comment 5 Oktober, 2007

Melacak Posisi dengan Sepatu Ber-GPS

Peace of Mind“, demikian nama chip Global Positioning System (GPS) yang dibenamkan di jajaran produk sepatu sneaker karya Isaac Daniel.

Dengan sepatu tersebut, posisi pemakainya bisa diketahui segera setelah tombol khususnya ditekan. Jajaran sepatu “Quantum Satellite Technology” ini bekerja dengan dilengkapi sistem monitoring yang aktif 24 jam.

Associated Press yang dikutip detikINET, Jumat (9/2/2007) melansir, sepatu ini bisa dipakai anak-anak atau penderita Alzheimer yang sewaktu-waktu membutuhkan pertolongan. Sepatu tersebut akan mengirim sinyal jika pemakainya menekan tombol untuk mengaktifkan GPS. Sinyal akan terkirim ke sistem monitoring yang kemudian menjabarkan detil lokasi keberadaan pemakai sepatu.

Orang tua, pengasuh anak atau penjaga pasien bisa menghubungi operator sistem monitoring dan menyebutkan password yang tepat. Operator kemudian bisa mengaktifkan GPS dan memberi tahu lokasinya ke pihak berwenang.

Daniel menekankan, sepatu tersebut bukan untuk melayani kepentingan yang sifatnya tidak gawat darurat. Misalnya untuk mengetahui apakah seorang remaja benar-benar pergi ke perpustakaan atau pasangan kita benar-benar dalam perjalanan bisnis.

“Jika pihak berwajib dihubungi dan ternyata itu bukan situasi gawat darurat, pemakainya akan menanggung segala konsekuensi hukumnya,” ujar Daniel.

Begitu tombol ditekan, sepatu tersebut akan terus-menerus mengirimkan sinyal sampai baterainya habis.

Daniel tergerak untuk merancang sepatu tersebut setelah putranya yang berusia 8 tahun hilang pada tahun 2002. Menurutnya, sepatu ber-GPS lebih sulit hilang dibanding ponsel, gelang atau jam tangan yang dilengkapi chip GPS.

Sepatu untuk dewasa akan dijual di Amerika Serikat mulai bulan depan, dengan harga US$ 325 sampai US$ 350. Sementara sepatu untuk anak-anak akan keluar pada pertengahan tahun ini. Bukan hanya harga sepatu yang harus dibayar, tapi masih ada biaya layanan monitoring sebesar US$ 19,95 per bulan.


Add comment 5 Oktober, 2007

Jepang Andalkan Satelit untuk Mendeteksi Tsunami

Jepang meluncurkan teknologi sistem peringatan dini berbasis satelit untuk tsunami. Sistem sedianya dengan cepat memberikan peringatan akan terjadinya tsunami.

Sistem yang dijuluki dengan “J-ALERT” ini juga akan selalu memperbaharui data tentang aktifitas vulkanis demi evakuasi yang lebih cepat. J-ALERT memungkinkan National Fire and Disaster Management Agency untuk segera memberikan peringatan dini akan terjadinya tsunami ketika gempa terjadi.

Juru bicara Fire and Disaster Management Agency, Takeshi Itoh, mengatakan J-ALERT akan mengeluarkan tanda bahaya untuk bersiaga yang mengikuti tanda-tanda aktifitas vulkanik. Tanda aktifitas vulkanik itu sendiri diperoleh dari Agen Meteorologi kepada pihak berwenang lokal.

Dituturkan Itoh, seperti dilansir telecomasia.net dan dikutip detikINET, Senin (12/2/2007), informasi atas gempa bumi berkekuatan tinggi yang baru saja terjadi juga akan diberikan dengan cepat.

Itoh juga menjelaskan peringatan tersebut akan mengaktivasi perangkat komunikasi di daerah-daerah yang terhubung dengan sistem, mengeset sirene dan menyiarkannya melalui radio. Awalnya, penggunaan J-ALERT akan dibatasi untuk 10 negara bagian dan 4 kota di Jepang saja.

Sementara itu, Harley Benz, ilmuwan di US Geological Survey’s Earthquake Center (USGS) di Golden, Colorado, mengungkapkan bahwa USGS sendiri tidak memiliki sistem peringatan gempa yang spesifik, walaupun negara tersebut selalu mengirimkan sejumlah 100 ribu e-mail dan sinyal pager untuk setiap gempa yang terjadi di seluruh dunia.

Sekedar informasi, Jepang secara konsisten selalu mengalami gempa berkekuatan 6 skala richter (SR) atau lebih. Sebanyak 10 persen gempa di dunia berkekuatan 6 SR atau lebih terjadi di Jepang. Gempa dengan berkekuatan seperti ini, jika terjadi dibawah laut, dapat memicu tsunami.

Negara yang memang terkenal sebagai negara gempa itu juga memiliki 108 gunung berapi aktif. Jumlah tersebut merupakan 10 persen dari total jumlah gunung berapi yang ada di dunia.


Add comment 5 Oktober, 2007

Agar Tak Bosan, Penumpang Pesawat Dipinjami iPod

Menghabiskan waktu berjam-jam di pesawat tentunya sangat membosankan dan melelahkan. Maskapai penerbangan mencoba mengatasinya dengan memberi iPod ke penumpang. Awalnya meminjamkan, kini disewakan.

Adalah Volaris Airline, maskapai penerbangan di Meksiko. Atas nama persaingan bisnis, mereka menyewakan iPod kepada para penumpang untuk penerbangan jarak jauh. Terobosan dari Volaris ini memang mendahului beberapa raksasa penerbangan Amerika Serikat, seperti Continental Airlines, Delta Air Lines Inc. dan UAL Corp. yang berbulan-bulan sebelumnya telah merencanakan peminjaman iPod ke penumpang.

“Kami adalah yang pertama yang menggunakan iPod. Kami senang karena belum satupun yang melakukannya,” ujar public relation Volaris, Alfonso Collantes seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (20/2/2007).

Awalnya Volaris meminjamkan iPod berkapasitas 30 Gigabyte secara gratis pada 8 Februari. Nantinya, perangkat tersebut akan dikenakan biaya sewa sebesar 50 peso per penerbangan (1 Peso Meksiko = Rp 822,226).

Perangkat pemutar MP3 tersebut satu paket dengan acara-acara TV Meksiko dan juga dilengkapi koleksi musik yang sedang populer. Namun Volaris juga berencana menghadirkan sitkom Amerika Serikat dan menambah koleksi musik dari berbagai genre.

Perangkat iPod ini tidak diintegrasikan dengan layar video seperti yang direncanakan beberapa perusahaan penerbangan Amerika Serikat di atas.


Add comment 5 Oktober, 2007

Tahun 2007, Tidak Boleh Ada Warnet Baru di Cina

Pemerintah Cina tidak akan mengijinkan pembukaan warung Internet (warnet) baru pada tahun 2007. Larangan tersebut dikeluarkan pemerintah dari 14 departemen, termasuk di antaranya Kementerian Budaya, Administrasi Negara untuk Industri dan Perdagangan, serta Departemen Industri Informasi.

Xinhua Online berbahasa Inggris, Selasa (6/3/2007) melansir bahwa larangan pembukaan warnet baru tersebut diikuti sejumlah aturan penataan warnet. Hal itu dilakukan untuk menekan kecanduan Internet dan kenakalan remaja.

“Di tahun 2007 ini, pemerintah daerah harus menolak pembukaan warnet baru. Rencana pembukaan warnet baru yang sudah mendapatkan izin sebelum dikeluarkannya larangan ini, harus merampungkan pembangunannya sampai 30 Juni 2007,” papar peringatan pemerintah tersebut.

Data Departemen Industri Informasi mengungkap, saat ini Cina memiliki sekitar 113.000 warnet. Aturan tersebut juga mengharuskan warnet melarang pengunjung di bawah umur 18 tahun. Warnet-warnet yang kedapatan mengizinkan pengunjung anak-anak, akan ditutup paksa selama 15 hari dan dikenakan denda. Jika masih melanggar, maka setelah pelanggaran ketiga akan diganjar pencabutan izin usaha.

Warnet yang dikelola sekolah juga mendapat perhatian. Warnet-warnet ini harus dikelola langsung oleh sekolah, dan operasionalnya harus bersifat nirlaba.


Add comment 5 Oktober, 2007

Tips dan Trik Cara Mengatasi Kecanduan Internet

Selalu ingin menghabiskan waktu lebih banyak di internet? Rela mengurangi kegiatan sosial atau rekreasional demi menggunakan internet? Atau merasa gelisah jika tidak menggunakan internet? Jika iya, Anda sepertinya mengalami kecanduan internet.

Ada banyak alasan mengapa seseorang menghabiskan waktu terlalu banyak di internet. Internet bisa digunakan sebagai wadah melarikan diri dari perasaan bersalah atau depresi, mirip seperti peran obat penenang yang kerap dipakai orang yang sering merasa cemas atau gelisah. Internet menawarkan sesuatu yang mendebarkan, tempat pelarian ke hal-hal ‘gaib’ bahkan erotik.

Alasan lainnya, seseorang yang kecanduan internet selalu ingin menghabiskan lebih banyak waktunya di internet hanya untuk sekadar memenuhi kepuasan hati. Jika tidak menggunakan internet, ia merasa gelisah, cemas, atau tanpa sadar melakukan gerakan mengetik. Hal ini malah akan merusak jiwa seseorang jika dibiarkan terus.

Melihat fenomena tersebut, sadar atau tidak, internet telah sukses ‘menghipnotis’ para penggunanya. Ia (internet-red) bisa membuat para penggunanya lupa diri dan lupa waktu hingga pendidikan dan kegiatan sosial lainnya pun jadi terganggu. Jika internet telah mencampuri kehidupan pribadi, finansial, pekerjaan atau kesehatan, bisa jadi ini menjadi sinyal peringatan bagi Anda para pecandu Internet.

Namanya juga kecanduan, tidak gampang untuk langsung putus hubungan dengan internet dalam waktu singkat. Yuk, coba beberapa tips singkat untuk mengurangi kecanduan internet, yang dikutip detikINET dari LA Times, Selasa (6/3/2007).

Cari tahu masalahnya.
Jika Anda menggunakan internet sebagai pelarian dari masalah depresi, gelisah atau masalah hubungan, bukan internet tempat pelariannya. Memanfaatkan internet sebagai tempat pelarian hanya akan membuat Anda semakin candu dengan internet. Psikoterapi bisa menjadi alternatif solusinya. Disana Anda bisa belajar keahlian bagaimana memanajemen stres dengan baik.

Kenali pemicunya.
Menjadi seorang pecandu internet tentu karena dipicu suatu hal. Cari tahu dan kenali pemicunya. Apakah Anda bosan, stres atau kesepian? Jika hal tadi yang menjadi penyebabnya, coba buat daftar cara alternatif untuk mengatasi perasaan itu misalnya dengan jalan-jalan bersama teman.

Kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama-lama di internet.
Bagi yang sudah keranjingan dengan internet, cobalah untuk mengurangi sedikit demi sedikit kebiasaan Anda ‘bergaul’ terlalu lama dengan internet. Misalnya, jika Anda menghabiskan waktu 10 jam sehari di internet, coba kurangi 2 jam saja untuk melakukan kegiatan yang lain seperti rekreasi, ngobrol dan berkumpul dengan keluarga, atau kegiatan sosial lainnya.

Cobalah buat jadwal kapan Anda boleh menghabiskan banyak waktu untuk menggunakan internet dan kapan waktu yang tidak boleh diganggu gugat, tapi harus dipatuhi tentunya. Setidaknya dengan begitu, sedikit demi sedikit Anda bisa mengurangi rasa ketergantungan dari internet.

Ubah pola kebiasan online.
Salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan internet adalah dengan mengubah pola kebiasaan ber-internet. Terbiasa menonton film online? Coba ubah kebiasaan itu dengan cara pergi ke bioskop. Menelepon langsung orang yang kita cari lebih baik ketimbang mengirimkan e-mail. Atau, ubah kebiasaan Anda berbelanja secara ‘maya’ di internet dengan cara berbelanja langsung ke toko-toko nyata.

Atur ulang jadwal rutinitas.
Jika Anda biasanya memeriksa e-mail pada pagi hari setelah bangun tidur, coba periksalah e-mail tersebut setelah sarapan. Tak adal salahnya menikmati waktu sarapan bersama keluarga karena bisa mempererat keharmonisan hubungan. Jika sepulang dari kantor biasanya Anda langsung nongkrong di internet, tunggulah sampai setelah makan malam. Sambil menunggu makan malam Anda bisa berleyeh-leyeh di sofa sambil mendengarkan musik mungkin?


Add comment 5 Oktober, 2007

Dua Negara Asia Pimpin Pertumbuhan Internet

Jumlah pengguna Internet dunia naik 10 persen dibanding tahun lalu. India, Cina dan Rusia ada di urutan teratas negara-negara dengan pertumbuhan pengguna Internet tertinggi.

Laporan dari periset pasar asal Amerika Serikat comScore Network, mengungkap sebanyak 747 juta orang dengan rentang usia 15 tahun ke atas menggunakan Internet di seluruh dunia pada Januari 2007. Angka tersebut merepresentasikan peningkatan 10 persen dibanding Januari 2006.

Dikutip dari AFP, Rabu (7/3/2007), comScore mengungkap pertumbuhan pengguna Internet tertinggi terjadi di India, di mana jumlah pengguna meningkat 33 persen menjadi 21,1 juta. Itu menjadikan India sebagai negara dengan jumlah pengguna Internet terbesar kedelapan, tepat di belakang Perancis.

Posisi kedua ditempati Rusia dengan angka pertumbuhan sebesar 21 persen. Jumlah penggunanya mencapai 12,7 juta.

Cina ada di posisi ketiga dengan pertumbuhan 20 persen dan jumlah pengguna sebanyak 86,7 juta. Data tersebut berbeda dengan estimasi Cina sendiri yang memperkirakan jumlah pengguna Internet sebanyak 137 juta, termasuk pengguna di warung Internet dan tempat-tempat umum lainnya.

Jumlah pengguna terbesar masih ada di Amerika Serikat yaitu sebanyak 153 juta pengguna, namun angka pertumbuhannya hanya dua persen.

Setelah AS dan Cina, jumlah pengguna Internet terbesar berturut-turut adalah Jepang, Jerman, Inggris, Korea Selatan, Perancis, India, Kanada dan Italia.

Warga Kanada tercatat paling betah berlama-lama di Internet, dengan catatan waktu 39,6 jam per bulan. Di urutan berikutnya adalah Israel, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Inggris yang merupakan negara-negara dengan penetrasi broadband yang tinggi.


Add comment 5 Oktober, 2007

Indonesia Tiga Besar di Friendster

Meski di negara asalnya popularitas Friendster sudah merosot, di Indonesia justru semakin menanjak. Kawasan Asia Tenggara mendominasi pengguna situs pertemanan itu.

David Jones, kepala marketing Friendster, mengatakan empat dari lima negara utama pengguna Friendster berasal dari Asia Tenggara. Tentunya ini termasuk Indonesia yang bercokol di posisi ketiga. Urut-urutannya adalah sebagai berikut: Filipina, Malaysia, Indonesia, Amerika Serikat, dan Singapura.

Sedangkan menurut data peneliti pasar Hitwise, di AS Friendster hanya menempati posisi ke 35 dari situs komunitas yang paling sering dikunjungi. Demikian dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (8/3/2007). Di AS posisi dominan untuk situs sejenis dikuasai oleh MySpace.

Jones juga mengatakan, sebanyak 45 persen pengguna Friendster berasal dari Asia. Dengan demografi penggunanya pada kisaran umur 18 hingga 30. Ini berbeda dengan AS yang kebanyakan pengguna pelopor situs pertemanan ini adalah pada kisaran 25-35 tahun.

Demi terus menggaet pengguna global, Friendster telah melakukan perjanjian dengan Google. Raksasa situs internet itu menggantikan Yahoo! sebagai layanan pencarian di Friendster. Google juga akan menyediakan iklan pada halaman profil anggota Friendster.


Add comment 5 Oktober, 2007

‘Profesor’ Wikipedia Dipaksa Berhenti

Nama Wikipedia jadi tenar berkat produktivitas kontributor dan editornya. Salah satunya dikenal sebagai Profesor di bidang Teologi dan Hukum Agama.

Sang ‘profesor’ adalah editor yang menamai dirinya sendiri Essjay, bergabung di Wikipedia tepatnya di komite arbitrasi, sebuah tim yang terdiri dari pakar administrasi yang bertugas memeriksa dan mengecek akurasi konten.

Namun tidak ada yang mengecek akurasi identitas Essjay, yang mengklaim dirinya sebagai profesor bidang agama di sebuah universitas dan telah mengkontribusikan sekitar 20.000 artikel di Wikipedia.

Faktanya, seperti dilansir The Standard dan dikutip detikINET, Kamis (8/3/2007), Essjay adalah Ryan Jordan, pria berusia 24 tahun asal Kentucky yang tidak memiliki gelar. Identitasnya terbongkar setelah majalah New Yorker membuat ulasan tentang artikel-artikel yang dikontribusikan Essjay dan bagaimana dia menghabiskan waktunya 14 jam sehari untuk mengedit, memperbaiki kesalahan dan menghilangkan kerancuan.

Ulasan di majalah menyebut identitas Essjay sebagai profesor bidang Agama dengan gelar PhD di bidang Theologi, dan juga menjabat sebagai ketua komite meditasi.

Essjay kemudian dipaksa berhenti setelah sebuah kritik yang menginformasikan New Yorker bahwa informasi biografinya palsu. “Dia tidak memiliki gelar apapun,” ujar pernyataan dari pihak majalah. “Saat publikasi, baik kami maupun Wikipedia tidak tahu nama asli Essjay.”

Kepada mereka Essjay mengaku menyembunyikan identitasnya karena dia ingin menghindari retribusi atas apa yang dia lakukan.


Add comment 5 Oktober, 2007

Internet Mewabah, Militer Cina Gerah

Pesatnya pertumbuhan pengguna Internet di Cina memicu lahirnya berbagai regulasi terkait perilaku berinternet. Militer pun turun tangan.

Reuters mengutip agen berita Xinhua melansir bahwa menjamurnya penggunaan Internet memicu kekhawatiran di kalangan militer. Anggota parlemen yang mewakili kalangan militer menyerukan peringatan keras kepada para pengguna Internet di Cina, untuk menjaga kerahasiaan keamanan negaranya dan tidak membeberkan rahasia militer melalui chat room, e-mail maupun blog.

Lin Kang, wakil Kongres National People dari Second Artillery Corp yang merupakan divisi utama militer Cina, menilai keberadaan Internet telah memudahkan pertukaran informasi militer. Hal tersebut disebabkan banyaknya portal situs yang menyediakan kolom khusus membahas bidang militer dan juga banyaknya ahli militer yang membuat blog.

“Beberapa orang membeberkan informasi militer ketika mereka chatting, berkirim e-mail dan mem-posting artikel di Internet,” ujar Lin. Dia menekankan tindakan seperti itu dapat membocorkan kerahasiaan militer.

“Departemen pemerintah terkait seharusnya memperketat manajemen dan pengawasan terhadap Internet dan secara rutin menghapus konten online yang mengungkap rahasia militer,” ujar Lin.

Untuk diketahui, Cina memiliki agen polisi khusus cyber yang mengawasi lalu-lintas e-mail warga, dan berhak menghapus e-mail yang dianggap berisi hal-hal yang menyentuh rahasia negara. Kerahasiaan negara tersebut meliputi hal-hal berbau politis hingga berbagai protes yang diajukan kepada negara.


Add comment 5 Oktober, 2007

Ulang Tahun Ke-50, Foto Osama Banjiri Internet

Bagi para penggemar pemimpin Al-Qaida, Osama Bin Laden, tanggal 10 Maret merupakan hari istimewa. Pasalnya mereka mengklaim tanggal tersebut sebagai hari kelahiran Osama 50 tahun silam.

Menurut pemberitaan Techtree.com yang dikutip detikINET, Selasa (13/3/2007), meskipun tak diketahui secara pasti, namun para pengikut Osama tetap merayakan hari tersebut dengan membanjiri situs-situs Islam dengan video dan foto-foto Osama.

Salah satu situs Abu Yacoub memasang foto Osama yang berpakaian seragam militer Khaki lengkap dengan helm-nya. Diperkirakan foto ini diambil saat Osama masih menjadi tentara Afhganistan hampir 20 tahun silam. Selain itu, juga terdapat pesan berbunyi “Osama turns 50. God protect our leader, our Sheik. God reward him for his words and actions“.

Tak hanya itu, di situs lainnya juga terdapat foto serangan 11 September 2001 silam, saat nama Osama Bin Laden mendadak mencuat dalam peristiwa pengeboman gedung WTC di Amerika Serikat itu. Di dalamnya terdapat pula serangkaian puisi doa untuk Osama.

Menanggapi hal ini, juru bicara pasukan Amerika Serikat yang bermarkas di Afhganistan menyatakan seharusnya orang-orang di seluruh dunia termasuk di Afhganistan mengingat orang-orang tak berdosa yang terbunuh akibat tindakan terorisme yang dilakukan Osama.

Jati diri Osama memang belum pasti. Terdapat sumber lain yang menyatakan kelahiran Osama pada 13 Juli 1957 di Riyadh, Arab Saudi.

Pada 29 Oktober 2004, fundamentalis Islam tersebut muncul dalam sebuah rekaman video berisi peringatan terhadap Amerika Serikat. Rekaman ini juga disebarluaskan di situs-situs Islam. Sampai saat ini, diperkirakan terdapat kurang lebih 5.000 situs yang digunakan sebagai media penyebaran oleh kelompok ekstrimis.


Add comment 5 Oktober, 2007

88% Pengguna Komputer Menderita CVS

Hasil riset yang dilakukan National Institute of Occupational Safety and Health menunjukkan, hampir 88 persen dari seluruh pengguna komputer mengalami computer vision syndrome (CVS), yaitu suatu kondisi yang timbul karena terlalu lama memfokuskan mata ke layar komputer.

Ciri-ciri sindrom ini adalah pandangan kabur dan tak jarang sampai menyebabkan rasa nyeri di kepala, sakit leher, mata terasa lelah, kering, dan teriritasi serta sulit untuk kembali memfokuskan pandangan.

Jika Anda mengalaminya, sebaiknya mulailah melakukan langkah-langkah penanggulangan.

Seperti dilansir situs NBC5.com, Rabu (14/3/2007) ahli masalah mata (Optometrist) Dr. Jay Schlanger mengatakan, terlalu sering melihat layar komputer akan berdampak buruk pada mata.

“Mata kita tidak dikondisikan untuk terus-menerus melihat layar komputer, delapan jam sehari,” ujarnya.

Schlanger menyarankan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memakai kacamata dengan lensa khusus untuk komputer. “Beberapa perusahaan kini mulai membuat lensa yang bagian atasnya dirancang untuk melihat komputer, dan bagian bawahnya untuk membaca, ini dinamai kacamata kantor,” kata Schlanger.

Pengguna lensa kontak juga punya solusi, yaitu dengan mengganti lensa kontak generasi baru yang terbuat dari silikon hydrogel. “Silikon jenis ini memungkinkan daya transmisi oksigen yang lebih tinggi dibanding jenis lain,” ungkap Schlanger.

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengalihkan pandangan dari layar komputer. Minumlah banyak air putih selama di kantor. Ini membantu tubuh tidak kekurangan cairan, sehingga ada cukup persediaan air yang memudahkan tubuh menghasilkan air mata, dan menjaga agar mata tidak kering.

Schlanger juga mengatakan ada alat khusus yang bisa menjaga air mata agar tidak cepat menguap, sehingga mata bisa tetap lembab. Alat tersebut berukuran sangat kecil dan bisa dipasang di mata bagian bawah.

Sudut pandangan ke komputer juga harus pas, bagian atas layar komputer harus sejajar dengan mata. Sesuaikan tingkat terang/gelap layar, dan pastikan tidak ada pantulan yang menyilaukan dari sumber cahaya lain.


Add comment 5 Oktober, 2007

SBY Ajak Masyarakat Indonesia Melek Digital

Jumlah Masyarakat Indonesia yang buta huruf hanya 10 persen. Kini di zaman informasi, masyarakat Indonesia diajak agar tidak hanya melek huruf tetapi juga melek digital.

Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Konferensi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara (SEAMEO) di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (14/03/2007).

“Setelah kemerdekaan tahun 1945 lebih dari 90 persen orang Indonesia buta huruf tetapi sekarang sudah di bawah 10 persen. Tantangan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana masyarakat tidak hanya sekadar melek huruf tetapi juga melek digital,” kata Susilo.

Susilo memberikan kiat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di bidang teknologi digital, yaitu tidak dengan memberikan uang secara langsung kepada masyarakat.

“Salah satu kunci melek digital adalah dengan melakukan riset dan aktivitas penelitian dan pengembangan,” ujarnya.

Pada konferensi ini, Mendiknas Bambang Sudibyo juga meluncurkan program aplikasi teknologi informasi dan teknologi (ICT) di bidang pendidikan. Tujuannya adalah untuk memperkuat akses, peningkatan pemerataan dan mutu pendidikan.

“Dengan ICT, daerah-daerah terpencil juga bisa mengakses pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Depdiknas telah membangun ICT untuk sistem informasi pengawasan, sistem informasi barang milik negara, sistem keuangan, TV Edukasi, Jaringan Pendidikan nasional ICT untuk SMP/SMA, dan sistem informasi untuk pendidikan tinggi di 55 Perguruan Tinggi di Indonesia.

“ICT bagi Indonesia sangat vital karena bisa mengejar ketertinggalan dari negara yang maju, seperti Singapura, Jepang dan Australia,” demikian Mendiknas.


Add comment 5 Oktober, 2007

Edan! Nenek Manfaatin Cucu Nge-seks di Internet

Seorang nenek asal Clifton, Colorado, tega memanfaatkan cucunya yang masih ‘ingusan’ untuk melakukan perbuatan seks di Internet. Edan!

Adalah Debra Slaughenhaupt, 49, ditangkap di rumahnya baru-baru ini untuk diinvestigasi atas tuduhan pemerkosaan, eksploitasi seksual dan penganiayaan terhadap anak.

The Denver Channel yang dikutip detikINET, Jumat (16/3/2007), para investigator Mesa County sheriff mengatakan rumah Slaughenhaupt sangat berantakan dan jorok, termasuk feces (kotoran) berserakan dimana-mana.

Sebanyak 62 halaman teks chatting Internet yang dikirimkan antara 29 April 2006 dan 1 Desember 2006 diperiksa oleh para penyidik. Diantaranya berisi obrolan Slaughenhaupt dengan seorang laki-laki asal Kanada, yang memintanya untuk melakukan perbuatan seksual dengan cucunya yang masing-masing berusia 9 dan 3 tahun. Slaughenhaupt juga diminta untuk mengirim gambar seks tersebut via Webcam.

Lebih lanjut dijelaskan, kedua cucu Slaughenhaupt telah diamankan dari rumah Slaughenhaupt dan kini berada di pusat perlindungan. Pihak Mesa County sendiri mengetahui kejadian ini dari agen Immigrations and Customs Enforcement.

Akibat perbuatannya, Slaughenhaupt terancam denda US$100.000 atau sekitar Rp 922 juta ($1 = Rp 9.220 sumber: detik.com). Hukuman terhadap Slaughenhaupt sendiri rencananya baru akan ditentukan pada 22 Maret mendatang.


Add comment 5 Oktober, 2007

Menteri Malaysia Cap Blogger Indonesia Tukang Kibul

Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor mengklarifikasi ucapannya yang menilai para blogger wanita adalah pembohong. Pernyataan tersebut sempat menimbulkan kontroversi dan kritik dari kelompok wanita.

Dalam klarifikasinya, Adnan mengatakan bahwa dia tidak mencap blogger wanita pembohong, alias tukang kibul. Pernyataan yang pernah dia lontarkan sebelumnya, hanyalah merujuk pada seorang wartawati Indonesia yang menulis di blognya tentang ketidakefektifan departemen yang dipimpinnya. Demikian seperti dilansir oleh media massa Malaysia The Star Online dan dikutip detikINET, Jumat (16/3/2007).

Dia bicara pada para wartawan setelah mengumumkan sponsor-sponsor dan hadiah kompetisi pencarian harta karun, di National Press Club-Celcom Visit Malaysia 2007.

Dia dimintai komentar mengenai kontroversi akhir-akhir ini yang berawal ketika Tengku Adnan mengatakan bahwa para blogger adalah pembohong, dan kebanyakan diantaranya adalah wanita pengangguran.

Pernyataan tersebut kemudian dikritik oleh banyak kelompok wanita. Dalam klarifikasinya, Tengku Adnan bilang dia mencitai “semua wanita” dan hadir di acara tersebut karena wanita.

“Faktanya, kebanyakan pendukung konstituen saya adalah wanita,” ujarnya. Meskipun demikian, Adnan tak secara pasti menyebutkan siapa wartawan wanita yang dimaksudnya sebagai tukang kibul tersebut.


Add comment 5 Oktober, 2007

Tertipu di Kencan Online, Pria Malang Diporotin Rp 412 Juta

Hari gini percaya dengan kenalan baru di chatroom? Cek dulu deh asal usul teman baru Anda itu, kalau perlu ajak ketemuan untuk memastikannya. Jangan sampai jadi korban penipuan dan kocek Anda diporotin habis-habisan.

Kasus penipuan yang satu ini mungkin bisa dijadikan contoh. Adalah Maliha Ramu (36), wanita asal Singapura yang sudah menikah berhasil menipu kekasih onlinenya bernama Bharani Indran, pria berkewarganegaraan India yang tinggal di Amerika Serikat, yang notabene dikenalnya lewat sebuah chatroom.

Ramu meminta Indran agar memberinya US$ 45.000 atau sekitar Rp 412 juta ($1 = Rp 9.172 Sumber: detikcom) dengan iming-iming bahwa ia bersedia menikahi lelaki tersebut. Kasus ini pun melenggang ke pengadilan. Di dokumen pengadilan disebutkan, uang tersebut dipakai untuk mengongkosi pemakaman ibunya dan untuk biaya perkawinan salah seorang temannya.

Saat perkenalan, Ramu diketahui memakai nama palsu dan foto aktris Bollywood, Gayatri Joshi. Ramu sendiri berjanji akan menikahi Indran pada 2004 lalu. Demikian diberitakan harian The Straits Times, seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (21/3/2007).

Indran makin curiga ketika Ramu meminta uang lebih banyak lagi. Merasa ditipu, Indran akhirnya melaporkan Ramu ke kepolisian di Singapura, papar Straits Times.

Dijelaskan lagi, suami Ramu tidak tahu bahwa istrinya memiliki kekasih online sampai polisi datang ke apartemen mereka untuk menahan Ramu sekitar Agustus lalu. “Tidak ada lelaki yang berpikiran sehat — tanpa melihat orangnya terlebih dulu — akan mengirim begitu banyak uang kepada seorang wanita yang mengklaim bahwa dia mencintai dan mau menikahinya,” ujar suami Ramu.

Akibat perbuatannya, Ramu harus mendekam di penjara selama enam bulan.


Add comment 5 Oktober, 2007

Penyandang Cacat Punya Situs Khusus untuk Kencan

Kencan, entah itu kencan pertama atau bukan, tetaplah bukan hal mudah bagi setiap orang khususnya bagi penyandang cacat. Pasalnya kencan selalu dibarengi harapan, dan terkadang harapan tak seindah kenyataan.

Simaklah kisah Suzie VanDyke, wanita 54 tahun di selatan kota Joliet Amerika Serikat yang berjuang melawan penyakit otot bernama Fibromylagia. Penyakit ini kadang membuat leher dan bahu serasa terbakar. Ketika rasa itu menyerang, ia terpaksa terbaring di tempat tidur berhari-hari.

Sudah 15 tahun VanDyke menderita Fibromylagia. Layaknya wanita lain, VanDyke juga ingin melakukan kencan, namun selalu berakhir dengan kecewa.

“Ketika aku memberitahu orang tentang cacatku, mereka menolakku. Aku akhirnya menyerah karena terlalu banyak penolakan,” ujarnya.

VanDyke juga menyatakan situs kencan online tak membantunya dalam mendapat jodoh. Menurutnya, kebanyakan pria hanya menginginkan seks, sementara yang ia cari adalah sosok pria yang berkomitmen dan bertanggung jawab.

Sementara itu, di kota kecil Arcola, Amerika Serikat, seorang pria 60 tahun bernama Mike Sotak yang juga penyandang cacat mengalami nasib sama dengan VanDyke.

Sotak mengalami cacat permanen setelah mengalami kecelakaan pesawat yang ia kemudikan. Sotak mengakui, istrinya telah 4 tahun meninggal. Sejak itu, ia juga berusaha untuk melakukan kencan dengan orang normal, namun hal tersebut bukan hal mudah.

Kini, VanDyke dan Sotak telah menjadi satu pasangan cinta berkat situs kencan online, Dating4Disabled.com yang diperuntukkan bagi kaum penyandang cacat.

Dating4Disabled.com, seperti dikutip detikINET dari KansasCity.com, Rabu (21/3/2007), adalah situs interaktif yang dioperasikan oleh perusahaan Interdate di Tel Aviv, Israel. Situs ini memungkinkan anggotanya untuk membuat blog, chatting dan berinteraksi melalui message-board.

Erin Shamberg, operator Dating4Disabled.com dari Interdate mengungkapkan keberadaan situs tersebut hanya untuk membantu penyandang cacat untuk saling berinteraksi.

Lebih dari 6 ribu profil anggota yang masih jomblo ada di situs ini dan 50 persennya tersebar di Amerika Serikat.

Cacat yang disandang juga bervariasi, mulai dari multiple sclerosis, cerebral palsy, spina bifida, cystic fibrosis, pasca stroke, cacat pendengaran dan penglihatan, cacat otak, paralysis, amputasi, polio, arthritis, ketidakmampuan belajar, epilepsi, depresi, gangguan kecemasan hingga gangguan bipolar. Namun ada pula sejumlah anggota yang mengidentifikasikan diri sebagai orang normal.


Add comment 5 Oktober, 2007

Pesaing Wikipedia Proklamirkan Diri

Layanan ensiklopedia online mirip Wikipedia meluncur dalam versi beta. Pemuatan artikelnya diawasi dengan lebih ketat. Seperti apa?

Memakai nama Citizendium atau “citizens’ compendium”, layanan ini mempunyai konsep yang sama seperti Wikipedia. Siapa saja bisa mengirimkan artikel, tapi harus mendaftarkan diri terlebih dulu dengan nama asli.

Jika sudah terdaftar di layanan ini, anggotanya akan disebut sebagai ‘warga negara’ (citizen). Artikel yang masuk pun akan diperiksa oleh dewan editorial.

Citizendium bertujuan untuk memperbaiki model wiki pada layanan ensiklopedia. Layanan ini digagas Larry Sanger, pendiri Wikipedia. Tak heran jika tampilannya mirip Wikipedia dengan tata letak, format dan font yang serupa.

Cnet yang dikutip detikINET, Rabu (28/3/2007) melansir, sampai sekarang sudah ada 1.100 artikel di layanan ini. Sanger mulai melakukan tes privat pada layanan Citizendium pada bulan November 2006. Dia mengklaim kini sudah punya sekitar 820 penulis dan 186 editor.

Para penulis bisa menulis dan mengedit artikel-artikel, para editor yang memutuskan versi mana yang diterima dan ditayangkan. Editor disyaratkan mempunyai bekal akademis yang memadai di bidangnya.

Siapa saja yang mendaftarkan diri dengan nama asli bisa bebas berkontribusi. Namun kontribusinya akan dimonitor oleh para pengawas (constable). Seorang “CZ Constable” adalah sukarelawan yang diharuskan memiliki gelar sarjana dan minimal berusia 25 tahun. Para pengawas ini punya otoritas untuk mengeluarkan kontributor yang dinilai tidak becus.

Artikel-artikel yang sudah diperiksa oleh editor dan pengawas akan dilengkapi tanda “CZ Live”.

Mekanisme tersebut dilakukan untuk mengontrol artikel yang ditayangkan, dan menghindari masalah-masalah yang dialami Wikipedia. Karena membebaskan siapa saja untuk membuat, memajang dan mengedit artikel, Wikipedia mengalami sejumlah masalah terkait pencemaran nama baik dan vandalisme karena artikel-artikel yang salah.


Add comment 5 Oktober, 2007

Besok, Domain .id Terancam Mati

Besok, Sabtu (31/3/2007) hampir semua situs dengan domain .id terancam mati, alias habis masa berlakunya. Waspadai situs Anda!

Data hasil Whois menunjukkan, hampir semua situs berakhiran .id akan habis masa berlakunya pada 31 Maret 2007. Saat detikINET melakukan pendataan, hanya beberapa situs yang memiliki masa aktif setelah 31 Maret 2007. Situs presidenri.go.id misalnya, masa aktifnya sampai 28 Februari 2008.

Pengelolaan domain .id kini sedang dalam masa transisi dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) ke Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi). Data Pandi menunjukkan, per Januari 2007 ada 33.486 domain .id yang aktif.

Dari jumlah tersebut, 50 persen di antaranya adalah subdomain .co.id, 21 persen subdomain .web.id, 17 persen subdomain .or.id.

Subdomain lainnya menempati porsi kecil, seperti subdomain .go.id hanya 4 persen, subdomain .sch.id 4 persen, subdomain .ac.id 3 persen, subdomain .war.id 0,3 persen, dan subdomain .mil.id 0,06 persen.


Add comment 5 Oktober, 2007

Terancam Mati, Domain .id akan Diperpanjang 3 Bulan

Pengelola domain .id akan memperpanjang domain yang masa berlakunya habis 31 Maret 2007.

Teddy Sukardi, Ketua Pengurus Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi) menjelaskan, perpanjangan masa berlaku domain .id akan dilakukan secara otomatis.

“Jadi domain-domain .id yang masa berlakunya berakhir 31 Maret 2007 akan otomatis diperpanjang. Tidak mati. Kita tidak membunuh nama domain yang ada,” paparnya saat dihubungi detikINET, Jumat (30/3/2007). “Perpanjangan sementara tiga bulan,” ujarnya.

Pengelolaan domain .id kini sedang dalam masa transisi dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) ke Pandi. Data Pandi menunjukkan, saat ini ada 33.486 domain .id yang aktif.

Teddy menjelaskan, perpanjangan masa berlaku domain akan dilakukan bersama-sama antara Pandi dengan Depkominfo, sampai nantinya pengelolaan domain .id berada penuh di tangan Pandi.

Menurut Teddy, setelah perpanjangan selama tiga bulan akan ada notifikasi ke pelanggan mengenai ketentuan yang berlaku untuk perpanjangan domain.

Di bawah Pandi, ujar Teddy, jumlah domain .id diharapkan bisa bertambah. “Sekarang jumlahnya masih kecil dibanding negara-negara lain,” ujarnya.


Add comment 5 Oktober, 2007

Tangani Wabah Malaria dengan Konsol Game PS3

Apa jadinya kalau ilmuwan berurusan dengan konsol game seperti Play Station 3 (PS3)? Mereka bukannya asik main game, tapi malah larut dalam penyembuhan Alzheimer. Lho?

Konsol game PS3 ternyata bisa membantu para ilmuwan dalam meneliti penyakit Alzheimer, wabah malaria, menangani ramalan cuaca, dan mempelajari gelombang gravitasi.

Adalah proyek Folding@home, yang dirancang untuk mewujudkan super komputer virtual dengan daya pemrosesan lebih dari perpaduan ribuan komputer personal. Super komputer virtual gagasan para ilmuwan dari Stanford University, di California, Amerika Serikat, ini akan dipakai untuk mensimulasikan cara pelipatgandaan berbagai jenis protein, sehingga menambah pemahaman para ilmuwan akan penyakit-penyakit di atas.

Hubungannya dengan PS3? Proyek Folding@home mengandalkan konsol game besutan Sony ini untuk mewujudkan super komputer virtual tersebut. Konsol yang dilibatkan mencapai ribuan unit, saling terhubung meski tersebar di berbagai lokasi.

Sedikitnya 50.000 pemilik PS3 menyatakan diri ikut serta menjadi relawan dalam proyek ini. Dengan menggunakan software khusus yang dapat di-download, para relawan dapat membantu mewujudkan proses komputasi super saat konsol mereka tidak digunakan (idle).

Proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2000. Saat ini super komputer yang dihasilkan memiliki performa 330 Teraflop. Angka tersebut lebih besar dibanding kemampuan pemroses yang dihasilkan hampir dua juta komputer personal yang tergabung dalam Folding@home, yaitu sebesar 276 Teraflop.

Klaus Hofrichter, direktur Sony Computer Entertainment Amerika di Foster City, California, mengungkap PS3 memakai sel prosesor dengan daya komputasi 10 kali komputer desktop rata-rata. Akan tetapi, kata Hofrichter, kecepatan sejatinya berasal dari tujuh unit pemroses tambahan yang melengkapi konsol ini.

Sony, menurut Hofrichter, akan membuat aplikasi yang memungkinkan software bekerja saat pemilik konsol memakainya untuk menonton DVD, mendengarkan musik, atau berjelajah Internet.


Add comment 5 Oktober, 2007

Di Wikipedia, Bandung Dijuluki Kota Sex

Wikipedia lagi-lagi bikin geger. Di salah satu halamannya, layanan ensiklopedia online ini menyebut Bandung sebagai “Kota Wisata Sex”.

Julukan tersebut muncul di halaman yang menampilkan “Daftar kode telepon di Indonesia menurut Provinsi”. Di bagian kota-kota di Jawa Barat, di baris teratas tertera tulisan “022-Bandung (Kota Wisata Sex), Cimahi, Soreang”.

Seorang pembaca menginformasikan hal tersebut kepada kami. “Duuh…kok bisa ya?” ujar Tanti melalui e-mail ke redaksi@staff.detik.com, Senin (2/4/2007).

Wikipedia adalah layanan ensiklopedia online yang disusun secara kolaboratif oleh pada kontributor dari berbagai negara. Layanan ini menerapkan konsep Wiki — siapa saja bisa membuat, mengedit dan menambahkan artikel secara bebas.

Karena sifatnya yang bebas tersebut, Wikipedia sering mengalami masalah terkait pencemaran nama baik dan vandalisme karena artikel-artikel yang salah.

Sebelumnya, Wikipedia pernah memuat laporan palsu mengenai kematian Sinbad, pelawak dan aktor Hollywood. Kejadian itu sempat membuat repot keluarga pelawak dengan nama asli David Adkins tersebut, dan memaksa pihak Wikipedia untuk melakukan penyidikan terhadap kasus itu.

Sebelumnya, kesalahan fakta yang cukup dramatis terjadi ketika seorang wartawan senior, John Seigenthaler, disebutkan terlibat dalam pembunuhan John F. Kennedy. Ketika itu John menuntut pencabutan artikel, koreksi, serta permintaan maaf dari Wikipedia.


Add comment 5 Oktober, 2007

Wanita Hamil Melacurkan Diri di Internet

Entah apa yang merasuki pikiran seorang wanita yang tengah hamil tujuh bulan ini. Ia melacurkan diri di Internet lewat sebuah situs populer.

Adalah Diana Cornwell (34), menjajakan layanan seksnya di situs layanan iklan populer craigslist.org. Parahnya lagi, sang suami yang berusia dua tahun lebih muda, Jesse W. Cornwell (32), berperan sebagai germonya.

Keduanya berhasil dibekuk di rumah mereka di Pasadena, Amerika Serikat, setelah salah seorang perwira polisi yang menyamar merespon iklan tersebut dan datang ke rumah tersangka.

“Diana mengiklankan bahwa dia hamil dan sudah menikah. Dan tindakan asusila itu dilakukan atas sepengetahuan suaminya,” kata juru bicara kepolisian Sara Schriver.

Delmarvanow.com yang dikutip detikINET, Kamis (5/4/2007) melansir, di iklan tersebut Diana memasang tarif US$300 atau sekitar Rp 2,7 juta (US$ 1 = Rp 9.103, sumber: detik.com) kepada para lelaki yang menginginkan seks darinya.

Akibatnya perbuatan itu, Diana dan suaminya harus berhadapan dengan pengadilan. Diana sendiri didakwa atas tiga tuduhan yakni pelacuran, merencanakan perbuatan pelacuran dan mengoperasikan rumah pelacuran. Sementara suaminya Jesse didakwa dengan dua tuduhan yakni merencanakan pelacuran dan mengoperasikan rumah pelacuran. Menurut kepolisian setempat, ini adalah kali pertamanya Diana ditahan.


Add comment 5 Oktober, 2007

ABG Dilarang Ngenet Seharian

Pemerintah Cina semakin ‘gerah’ dengan membanjirnya anak-anak muda pecandu game online. Alih-alih bangga karena kemajuan penguasaan teknologi, Cina justru akan menerapkan peraturan baru melawan kecanduan game dunia maya.

AFP yang dikutip detikINET, Selasa (10/4/2007) melansir, pihak berwenang Cina semakin kebat-kebit menyusul meningkatnya jumlah remaja yang menghabiskan waktu berjam-jam bahkan sehari penuh di kafe-kafe Internet untuk memainkan game. Untuk diketahui, Cina memiliki 137 juta pengguna Internet, 31 juta diantaranya merupakan pemain game online.

Demi mencegah dampak yang lebih parah, delapan departemen pemerintahan kemudian mengeluarkan peraturan baru yang akan memaksa perusahaan game online dan operatornya untuk memasang perangkat yang disebut software anti ketergantungan.

Peraturan baru tersebut juga akan memaksa para gamer yang berumur di bawah 18 tahun mendapat poin penuh yang mengizinkannya berada di dunia maya selama 3 jam pertama. Pemerintah menganggap 3 jam adalah jumlah waktu yang sehat bagi para remaja dalam menghindari kecanduan Internet.

Jika anak-anak muda itu masih ingin berada di dunia maya, mereka akan mendapatkan setengah dari poin awal yang berlaku selama 2 jam pemakaian. Dan sesudahnya, poin yang mereka miliki takkan cukup untuk memainkan game apapun.

Kantor berita Xinhua memaparkan, game online yang paling mendorong pemainnya untuk bermain lebih lama adalah game yang menawarkan pemberian lebih banyak kredit dan barang-barang maya.

“Peraturan ini hanya akan berlaku bagi mereka yang kurang memiliki disiplin dalam mengendalikan diri selama bermain game,” ujar Kou Xiaowei, pejabat State Press and Publication Administration.

Pada 15 April mendatang, peraturan ini akan diterapkan secara paksa. Sementara perusahaan game online beserta operatornya diberi batas waktu hingga 16 Juli mendatang untuk memasang software anti-ketergantungan.

Di bawah peraturan ketat ini, semua gamer wajib mendaftarkan diri dengan menunjukkan kartu identitas mereka agar diketahui usia sebenarnya. Namun ternyata tak semua gamer terancam peraturan ini, karena bagi mereka yang berusia di atas 18 tahun malah dibebaskan untuk bermain game selama mungkin.


Add comment 5 Oktober, 2007

‘Nominasi’ Pak Harto di Situs deathlist Merosot

Kematian memang rahasia Tuhan, manusia hanya bisa menebak-nebaknya, seperti yang dilakukan oleh para “pemerhati” kematian di situs www.deathlist.net. Dalam daftar itu, orang beken dari Indonesia yang terdaftar hanyalah Pak Harto, mantan presiden.

Dibandingkan tahun lalu, “nominasi” Pak Harto dalam daftar deathlist tahun ini “merosot”. Jika tahun lalu Pak Harto ada di urutan 11, kini ada di ranking 42. Penurunan ranking Pak Harto ini besar kemungkinan terjadi karena pemberitaan tentang kesehatannya beberapa bulan ini nyaris tak terdengar.

Mengapa begitu? Sebab, nominasi di daftar tersebut didasarkan atas “analisis” berita-berita kesehatan sang nominee. Kalau beritanya saja sepi, yang otomatis dipersepsikan kesehatannya sedang stabil, apa yang bisa dianalisis? Jadilah ranking Pak Harto anjlok.

Untuk ramalan tahun ini, “selebriti” yang menduduki nomor satu adalah diktator Kuba Fidel Castro (81 tahun), kedua adalah eks PM Ariel Sharon (79 tahun) dan aktor Kirk Douglas (91) di ranking 25. Tahun ini, ramalan yang tertebak jitu adalah produsen anggur Ernest Gallo (98 tahun) yang berada di ranking 15 (tahun lalu ranking 12).

Situs deathlist didirikan oleh komunitas di Inggris yang ‘hobi’ memprediksi kematian orang beken. Prediksi ini dilengkapi dengan riset berupa riwayat kesehatan yang disertai umur yang sudah uzur. Jadi mereka tidak asal meramal.

Setiap akhir tahun, mereka menyusun daftar 50 orang terkenal yang diramal akan meninggal pada tahun berikutnya. Setiap tahun, mereka mendulang kesuksesan karena prediksi mereka ada saja yang tepat.

Pada tahun 2005, dari 50 nama yang mereka pasang, 12 nama benar-benar wafat pada tahun tersebut. Angka ini sama dengan rekor tahun 2004. Sedangkan tahun 2003, mereka berhasil ‘menebak’ 14 kematian.

Tidak setiap orang bisa masuk dalam dafar komunitas unik ini. Sosok itu mesti lolos tes ketenaran. Ukurannya, setidaknya kematian mereka akan dicover oleh media massa di Inggris.

Untuk tahun ini, Pak Harto masuk daftar untuk keempat kalinya. Pada tahun 2002, penguasa Indonesia 32 tahun itu menduduki ranking 48, tahun 2003 ranking 44 dan tahun lalu ranking 11. Tahun ini ranking 42.


Add comment 5 Oktober, 2007

Orangutan Sumatera Main Video Game di Atlanta

Melihat orang-orang mulai dari usia balita hingga dewasa bahkan tua, sedang bermain video game bukanlah hal istimewa. Video game memang untuk semua kalangan. Namun, bagaimana kalau pemainnya adalah seekor orangutan Sumatera?

Di kebun binatang Atlanta, para peneliti binatang menggunakan video game untuk menguji kemampuan kognitif orangutan Sumatera, seperti kemampuan belajar, berpikir dan mengingat.

Data yang didapat akan diserahkan kepada para peneliti di kebun binatang dan rekanan proyek yang tergabung dalam Atlanta’s Center for Behavioral Neuroscience.

Menurut Elliot Albers dari Center for Behavioral Neuroscience, data tersebut membantu peneliti untuk mempelajari tentang pola sosialisasi dan kehidupan orangutan seperti mimik dan guratan wajah.

Para peneliti sendiri berharap, data yang terkumpul dari kegiatan ini dapat merujuk pada strategi konservasi baru demi menyelamatkan 37 ribu orangutan yang hidup tersebar di pulau Kalimantan dan Sumatera.

“Jika kami lebih tahu tentang proses kognitif orangutan, kami akan lebih tau apa yang mereka butuhkan untuk bertahan di alam liar,” ujar Tara Stoinski, manajer rekanan konservasi untuk kebun binatang.

“Harapan kami, primata tersebut nantinya dapat menemukan sumber makanan dengan lebih mudah,” ujar Albers.

Saat ini dua ekor orangutan Sumatera dilibatkan dalam penelitian ini. Kedua orangutan ini bernama Bernas empat tahun dan induknya, Madu.

ABCNews yang dikutip detikINET, Jumat (13/4/2007) melansir, video game khusus orangutan ini dirancang dalam bentuk layar sentuh yang ditanam dalam sebuah bangunan yang mirip pohon. Bentuk ini diusahakan semirip mungkin dengan habitat asli orangutan sehingga mereka betah berada di sana.

Dalam sebuah game, primata tersebut memasangkan antara suara binatang dengan foto pemilik suara tersebut. Jika benar, sang pemain mendapat hadiah makanan. Pada game lain, orangutan dituntun untuk menggambar di atas layar sentuh dengan menggerakkan tangan serta bagian tubuh lain. Hasil gambar mereka yang berwarna-warni pun dipamerkan untuk para pengunjung kebun binatang.

Bagian menarik dari penelitian ini adalah pengunjung dapat menyaksikan permainan yang dilakukan orangutan tersebut. Pihak kebun binatang sendiri berharap, tontonan ini akan meningkatkan kesadaran akan populasi orangutan yang terancam punah, serta menunjukkan bahwa primata itu memiliki kecerdasan.

Penelitian ini menggunakan komputer video game yang merupakan hibah dari IBM. Para sukarelawan dari ‘Big Blue’ tersebut menghabiskan waktu hampir 500 jam dalam mengembangkan sistem ini.

Selain di Atlanta, penelitian serupa juga dilakukan di National Zoo di Washington D.C. dan Lincoln Park Zoo di Chicago, Amerika Serikat.


Add comment 5 Oktober, 2007

Sejuta Guru Akan Dilatih Komputer

Sekitar satu juta guru akan dilatih penggunaan teknologi komputer pada tahun depan. Tujuannya, untuk menjadi tenaga pendidik dan pembimbing bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (16/4/2007), Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Kapusetkom) Depdiknas L. Gani menjelaskan, dari jumlah tersebut pihak Depdiknas akan menangani 100 ribu guru, dan sisanya yang 900 ribu menjadi porsi dinas-dinas di seluruh Indonesia.

“Masalah TIK ini merupakan kepedulian cukup tinggi, sehingga bila tidak ada gurunya akan sangat berat. Oleh karena itu, perlu program agar para guru ‘melek’ terhadapTIK. Meski demikian bukan berarti mereka harus jadi pakar, ya sekedar familier saja,” imbuhnya.

L Gani mengakui ada berbagai kendala teknis dalam merealisasikan pengembangan TIK di tanah air. Salah satunya adalah masalah pengadaan aliran listrik, mengingat belum setiap sekolah di seluruh daerah Indonesia telah mendapat fasilitas energi tersebut.

Sementara itu Fuad Abdul Hamid, Deputi bidang Pendidikan dan Aparatur Negara Menko Kesra mengatakan, saat ini kesiapan guru yang menjadi pembimbing TIK masih minim. Dengan perbandingan 1:20, diharapkan ada 1 diantara 20 guru yang mempunyai pengetahuan memadai dalam menggunakan dan memanfaatkan akses terhadap TIK.

Depdiknas sendiri, menargetkan paling tidak ada 9.000 sekolah yang aktif sepenuhnya menggunakan TIK pada tahun 2011. Ini berarti seluruh fasilitas yang disediakan oleh Depdiknas dan jajarannya di daerah bisa diakses oleh sekolah.

Program komputerisasi sekolah ini akan dimulai dari tingkat SLTA pada tahun depan, dan diperkuat dengan media TIK lain seperti televisi, radio serta instrumen teknologi lainnya.

Sehingga diharapkan para anak didik ataupun guru Indonesia di masa mendatang sudah siap dengan segala cara dan kesiapan untuk menggunakan teknologi tinggi.


Add comment 5 Oktober, 2007

Konten Syuur Hinggapi 1 dari 4 PC Kantor

Sebuah penelitian mengungkap, 1 dari tiap 4 PC (Personal Computer) perusahaan menyimpan konten pornografi sekalipun di dalamnya telah diberi sistem penyaring konten nakal tersebut.

Digawangi oleh PixAlert, perusahaan yang memfokuskan diri pada penjagaan konten porno dalam jaringan perusahaan, penelitian tersebut telah mengaudit sekitar 10 ribu PC dari 125 jaringan komputer bisnis dan sektor publik.

Penelitian yang dilakukan selama lebih dari 9 bulan ini menemukan 1 dari tiap 4 komputer terkontaminasi konten pornografi dan hal tak layak lainnya. Audit yang sama menemukan 12,4 persen dari 12 ribu account e-mail dan 5,4 persen dari 26 ribu file server terkena imbas yang sama.

“Jelas terlihat sangat signifikan, jumlah karyawan yang mengacuhkan kebijakan perusahaan dan dalam beberapa kasus, mereka melanggar sistem perlindungan hanya untuk mendapat dan menyebarkan konten yang tidak layak,” ujar Andry Churley, direktur PixAlert dalam sebuah pernyataan tertulisnya.

“Para petinggi perusahaan salah mengasumsikan bahwa sistem perlindungan akan menghentikan segala bentuk pornografi digital yang akan memasuki perusahaan. Berdasar pengalaman PixAlert, hampir semua perusahaan memiliki jumlah konten
pornografi yang signifikan dalam jaringan mereka,” tambahnya seperti dikutip detikINET dari InformationWeek, Rabu (18/4/2007).

Penelitian tersebut juga menghasilkan angka 46,8 persen gambar yang tersimpan, berupa gambar telanjang hingga aktivitas seksual ilegal. Sementara 35 persen merupakan gambar-gambar yang diunduh secara online, 45,2 persen sisanya berupa gambar yang diketahui berasal dari e-mail. Yang mengejutkan, 35,5 persen gambar yang ada dalam jaringan merupakan gambar yang dikirim dari dalam jaringan itu sendiri.

“Semua perusahaan secara aktif memang menghalangi akses konten porno yang tak pantas berada di tempat kerja, namun audit kami menunjukkan perusahaan tak mengetahui jika ternyata memiliki banyak konten nakal dalam jaringan mereka,”
ujar Churley.

Menurutnya, perusahaan sebenarnya harus khawatir seandainya mereka mampu melihat jumlah konten porno yang disebarkan melalui e-mail internal atau disebarkan ke lain perusahaan dengan menggunakan e-mail perusahaan.


Add comment 5 Oktober, 2007

Mahasiswa Surabaya Ciptakan Program Pengalih Iklan TV

Bagi yang gemar menonton berbagai acara di televisi, keasyikan menjadi terganggu ketika iklan ditayangkan. Kini Anda tidak perlu khawatir lagi. Sebuah program pengalih iklan otomatis acara TV telah diciptakan.

Program yang diciptakan Purnomo Kristanto, mahasiswa jurusan teknik elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya ini boleh jadi akan menjadi “musuh bebuyutan” bagi para pengelola stasiun televisi maupun pemasang iklan.

Purnomo mengakui, saat ini software buatannya memang baru bisa digunakan atau dijalankan dengan cara menghubungkannya secara paralel antara TV dengan komputer atau laptop.

“Di samping televisi memang harus ada komputer atau laptop agar televisi bisa mendeteksi tayangannya berupa acara atau iklan. Tapi sekali lagi saya tidak ada kepentingan bisnis apa pun,” jelas Purnomo dalam perbincangannya dengan detikcom, Rabu (18/4/2007).

Untuk mempermudah penggunaan program ciptaannya, Purnomo mengatakan, software tersebut bisa dimasukkan atau ditambahkan ke dalam pesawat televisi melalui IC (integrated circuit), sehingga televisi bisa bekerja otomatis untuk mendeteksi tayangan iklan atau bukan.

“Dalam tugas akhir yang saya buat, hanya ada satu stasiun televisi yang tidak bisa terdeteksi yaitu Trans TV. Sebab logonya konstan. Sedangkan logo TV lainnya berubah-ubah ketika tayangan acara dengan iklan,” kata Purnomo.

Dia menjelaskan proyek ilmiahnya itu mengandalkan program Microsoft Visual C++ dan program Image Processing Analizing. Sebelum membuat software yang telah mengantarkannya mendapat nilai AB untuk penyusunan tugas akhir ini, ia melakukan upaya pengenalan gambar-gambar yang muncul di layar televisi.

Hasilnya, ia menemukan jika logo dari stasiun televisi dapat dikenali untuk membedakan apakah stasiun televisi itu sedang menyiarkan iklan atau menayangkan sebuah acara.

“Untuk itulah akhirnya saya mencoba menggunakan parameter logo dari stasiun televisi untuk membuat program pengalih iklan secara otomatis pada
acara televisi. Dimana saat tayangan acara berlangsung, maka logo berwarna biru lebih dominan dan pada saat tayangan iklan logo berwarna berubah transparan,” katanya.

Dari perubahan logo pada stasiun televisi ini kemudian dianalisa dengan menggunakan teknik image processing dan metode tambahan secara statistik, untuk melakukan pemrosesan data.

Purnomo menegaskan, dirinya tidak mempunyai pretensi apa pun dengan rancangan software pendeteksi logo ini. Alasannya program ciptaannya itu hanya untuk kenyamanan penonton televisi yang tidak ingin terganggu iklan saat sedang asik menonton televisi.

“Jujur saja, bagi sebagian orang keberadaan iklan di sela-sela acara TV
dianggap mengganggu keasyikan saat menonton,” tambahnya.

Selain itu, ada tujuan mulia di balik niatnya menciptakan program tersebut. Purnomo menilai iklan-iklan di TV terkadang menonjolkan hal-hal negatif, karena penyampaian informasi tentang suatu produk dikemas sedemikian hingga menarik perhatian orang tanpa memperhatikan etika, norma kesopanan, dan moral.

Saat ini Purnomo tengah menunggu keputusan dari Nanyang Technological
University, Singapura (NTU) untuk bisa melanjutkan di program S2.


Add comment 5 Oktober, 2007

Nganggur, Pria Tawarkan ‘Telinga’ di YouTube

Anda punya banyak waktu tapi tak memiliki banyak kawan? Coba saja apa yang dilakukan seorang bernama Ryan Fitzgerald ini.

Ryan Fitzegerald adalah pria pengangguran, masih tinggal bersama ayahnya di Southbridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Karena pengangguran, tentu saja Fitzegerald punya banyak waktu luang.

Fitzgerald akhirnya memutuskan untuk menawarkan ‘telinganya’ bagi siapapun yang ingin menelepon dan berbagi dengannya.

Dikutip detikINET dari AP, Senin (23/04/2007), Fitzgerald mem-posting sebuah video lengkap dengan nomor ponselnya di situs berbagi video YouTube.

Fitzgerald mengungkapkan keinginannya untuk selalu berada di sisi orang yang membutuhkan untuk berbagi. “Aku memang tak pernah bertemu kamu, tapi aku peduli,” ujar pria berambut spike ini dalam videonya.

Tak pelak, video tersebut mulai menuai hasilnya. Pria berusia 20 tahun tersebut menerima lebih dari 5 ribu panggilan telepon dan pesan teks.

Fitzgerald berencana untuk melakukan dan menjawab panggilan telepon sebanyak yang ia bisa. Namun sayang, pada suatu sore pulsa ponsel T-Mobile-nya harus diisi kembali ketika ia tak lagi mendapatkan pulsa gratis akhir pekan.

Orang-orang mengakui bahwa Fitzgerald adalah sosok yang mudah diajak bicara. Tindakannya ini terinspirasi oleh Juan Mann. Untuk diketahui, Juan Mann adalah pengirim video di YouTube yang menawarkan “Free Hugs” alias pelukan gratis bagi orang asing. Video ini kemudian menjadi populer di Internet.

“Beberapa orang mempunyai ibu yang tidak punya waktu untuk duduk dan berbicara dengan mereka,” ujar Fitzgerald. Menurutnya, orang-orang asing yang ia temui di YouTube takkan lagi menjadi asing setelah 6 detik.


Add comment 5 Oktober, 2007

Dahsyat, Transfer Data 9,7 Gb per Detik!

Sebuah kelompok peneliti yang digawangi Universitas Tokyo dinyatakan telah memecahkan rekor kecepatan Internet. Rekor tersebut tercetak sebanyak dua kali dalam dua hari.

Kelompok peneliti tersebut pada 30 Desember 2006 telah berhasil mengirimkan data dengan kecepatan 7,67 Gbps (gigabits per second) hanya dengan menggunakan protokol komunikasi standar.

Sehari berikutnya, mereka menggunakan protokol yang telah dimodifikasi dan sukses mencetak kecepatan yang lebih tinggi yaitu 9,70 Gbps.

Hal tersebut diungkap Internet2, sebuah konsorsium jaringan terkemuka di Amerika Serikat yang dipimpin oleh komunitas peneliti dan pendidikan.

Angka kecepatan tersebut mengalahkan catatan kecepatan Internet tercepat sebelumnya, yaitu 6,96 Gbps yang tercetak pada November 2005.

AP yang dikutip detikINET Rabu (25/4/2007) melansir, para peneliti menggunakan sistem pengalamatan Internet terbaru, Internet Protocol versi 6 (IPv6). Data dikirimkan dari Tokyo menuju Chicago, Amsterdam dan Seattle sebelum kembali lagi ke Tokyo.

Internet2 yang beranggotakan lebih dari 200 universitas di Amerika Serikat, tengah menggarap jaringan kecepatan sangat tinggi, jaringan generasi mendatang bernama National LambdaRail.

Kini konsorsium tersebut berencana untuk membangun jaringan baru dengan kapasitas 100 Gbps. Kapasitas ini memungkinkan data dengan kualitas tinggi seperti misalnya film ‘The Matrix’, dikirimkan hanya dalam waktu beberapa detik. Padahal, jika dikirimkan melalui jaringan Internet2 yang sudah ada, akan memakan waktu beberapa menit, sementara jika menggunakan jaringan broadband rumahan, akan memakan waktu hingga 2 hari.


Add comment 5 Oktober, 2007

Wifi Bikin Murid dan Guru Sakit

Sebuah serikat guru di Inggris menulis surat untuk Menteri Pendidikan Inggris yang isinya meminta diadakan penelitian seputar imbas jaringan Wifi (Wireless Fidelity) terhadap kesehatan.

Seperti dikutip detikINET dari Channel Register, Rabu (25/4/2007), serikat bernama Professional Association of Teachers (PAT), menyatakan kekhawatiran dan kecurigaan bahwa jaringan Wifi dapat menyebabkan tingkah laku buruk pada siswa dan berimbas pada kesehatan guru.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Sir William Stewart, ketua Health Protection Agency, Inggris. Ia meminta pengamatan jarak dekat terhadap para siswa untuk mengetahui adanya tanda-tanda penyakit.

Surat yang disampaikan oleh PAT tersebut datang selang beberapa hari setelah laporan tentang radiasi elektromagnetik dari aliran listrik yang kemungkinan berimbas buruk pada kesehatan manusia. Laporan tersebut menyebutkan, dampak berbahaya dapat dikurangi dengan melarang pembangunan rumah pada area 60 meter di sekitar aliran listrik tegangan tinggi.

Keluhan-keluhan seperti mual dan sakit kepala disebutkan sebagai tanda-tanda gangguan kesehatan yang dicurigai berasal dari sinyal Wifi. Jaringan Wifi telah dipasang di 80 persen sekolah menengah dan di 50 persen sekolah dasar di Inggris.

Namun di sisi lain, National Union of Teacher belum lama ini menyatakan bahwa anggotanya banyak yang lari ke alkohol akibat stres pekerjaan.


Add comment 5 Oktober, 2007

Biar Tidak Miring, Pemantau Internet Dibentuk

Kementrian Penerangan Malaysia punya rencana baru membentuk unit pemantauan penyebaran informasi di Internet. Unit ini akan bertugas memantau informasi yang beredar di Internet, serta meluruskan isu-isu miring yang menyangkut kebijakan pemerintah Malaysia.

Wakil Menteri Penerangan Malaysia, Chia Kwang Chye menyatakan langkah tersebut diambil karena memandang pentingnya Internet sebagai alat komunikasi yang kuat. Juga mempertimbangkan aspek yang terjadi apabila media tersebut disalahgunakan untuk menyebarkan isu menyangkut kebijakan pemerintah.

“Unit khusus ini semata-mata akan bekerja untuk memantau serta meluruskan isu-isu yang salah yang beredar di Internet,” ujar Chia yang dilansir media Bernama dan dikutip detikINET, Kamis (26/4/2007).

Namun, unit ini nantinya tidak akan memiliki kekuasaan apapun untuk menindak blogger yang diketahui telah menyebarkan isu tidak benar.

“Tugas unit tersebut bukan mengambil tindakan terhadap mereka yang menyebarkan isu bohong, namun memberikan berita yang benar melalui Internet,” ujar Chia.

Malaysia memang tak ada habisnya bermasalah dengan Internet dan blog. Media konvensional yang dianggap terlalu diawasi pemerintah membuat blog menjamur. Tak pelak, warga Malaysia pun berbondong-bondong beralih ke blog yang dianggap sebagai media alternatif. Kondisi ini rupanya membuat ‘gerah’ pemerintah Malaysia hingga ada yang menyebut para blogger adalah jurnalis frustasi.


Add comment 5 Oktober, 2007

Demi Momongan, Pasutri ‘Tawarkan’ Diri di Internet

Tiap pasangan tentunya akan mendambakan kehadiran buah cintanya. Tapi bagaimana kalau tak juga dikaruniai?

Inilah yang unik. Pada umumnya, pasangan yang belum dikaruniai momongan kemudian berpikir untuk mengadopsi anak baik melalui panti pengasuhan anak atau mengangkat anak saudara. Tapi di zaman yang serba canggih ini, bukan tak mungkin mengadopsi anak melalui Internet.

Sepasang suami istri dari Michigan, Amerika Serikat kini melirik situs pertemanan MySpace.com sebagai upaya mereka untuk mendapatkan momongan. Harapan yang cukup sederhana terlontar. Melalui situs tersebut, pasangan ini mencari ibu yang akan melahirkan dan diadopsi.

Sherry dan Karl Dittmar, demikian nama pasutri tersebut, mereka sebenarnya telah memiliki seorang anak lelaki biologis dan 2 anak lelaki hasil adopsi. Lalu untuk apa mengadopsi lagi? Tak lain karena mereka menginginkan kehadiran anak perempuan dalam keluarga mereka.

Dear ibu yang akan melahirkan, tidak terbayangkan oleh kami betapa sulitnya memutuskan untuk mengadopsikan anak Anda. Terima kasih telah menyertakan profil kami dalam pencarian keluarga yang tepat untuk membesarkan anak Anda,” tulis pasangan tersebut dalam MySpace mereka.

Sherry Dittmar kepada AP mengaku dirinya telah menerima lebih dari 1.700 pesan sejak tulisannya di-posting “Ini gila,” ujar wanita berusia 31 tahun itu seperti dikutip detikINET dari CNN.com, Jumat (27/4/2007).

Pasangan tersebut belum menerima ‘tawaran’ adopsi dari mana pun, hanya sedang mempertimbangkan tawaran dari seorang remaja yang hamil.

Walau begitu, Dittmar juga masih mendorong orangtua lain untuk memilih mereka sebagai orangtua adopsi.

“Kami sungguh bahagia menyambut seorang bayi perempuan di rumah kami. Kami berharap Anda akan merasa bahwa kami keluarga yang tepat untuk anak anda,” demikian posting Dittmar.

Berminat meniru cara pasutri Dittmar?


Add comment 5 Oktober, 2007

Menyedihkan, Indonesia Lebih Suka ke Situs Asing

Alasan penyedia jasa Internet di Indonesia untuk menggenjot kuota bandwidth internasionalnya tak lain karena kebiasaan pengguna yang lebih suka berkunjung ke situs luar negeri ketimbang lokal.

“Faktanya, dari jumlah pengguna Internet di Indonesia saat ini sebagian besar mengakses konten yang ada di luar negeri, dengan persentase lebih dari 65%,” kata VP Public and Marketing Communication PT Telkom, Eddy Kurnia kepada detikINET melalui surat elektronik, Senin (30/4/2007).

Dijelaskan, fakta tersebut merupakan salah satu yang terungkap dari beberapa fakta yang disampaikan pada forum Apricot di Bali pada 26 Februari 2007 lalu. Fakta lainnya, lanjut dia, menyebutkan penetrasi Internet di Indonesia masih terbilang sangat rendah, yaitu hanya 8,1%.

“Dari sisi jumlah pengguna Internet, Indonesia sebenarnya menempati urutan ke-13 terbesar dunia, namun dengan jumlah penduduk sekitar 221,9 juta angka penetrasinya menjadi sangat kecil,” tukas Eddy.

Apalagi bila menyangkut penetrasi Internet broadband yang baru mencapai 0,1%, menurut Eddy, posisi Indonesia praktis merupakan salah satu yang terendah di dunia. Ia mengakui, keterbatasan bandwidth merupakan salah satu faktor yang menghambat ekspansi akses broadband di Indonesia.

Tentu saja hal ini mendorong kebutuhan akan ketersediaan bandwidth internasional yang besar. Hal tersebut dipenuhi Telkom salah satunya dengan bergabung dalam Konsorsium Asia-America Gateway (AAG) yang memiliki jaringan kabel laut sepanjang 19.000 km dan didesain untuk kapasitas 1,92 Terabit per detik (Tbps).

Bergabungnya Telkom dalam konsorsium itu diharapkan dapat menggenjot kuota bandwidth internasionalnya menjadi 30 gigabit per detik (Gbps) di akhir 2008, bahkan hingga 70 gigabit per detik (Gbps) di sekitar 2011. “Saya kira ini merupakan langkah kongkret Telkom untuk merealisasikan apa yang disampaikannya lewat forum Apricot di Bali belum lama ini,” ucap Eddy.

Ia mengatakan penambahan bandwidth internasional akan berdampak besar bagi peningkatan pelayanan kepada pelanggan akses data dan Internet Telkom, termasuk pengguna akses broadband Speedy. “Di sisi lain, harapan pelanggan Telkom untuk mendapatkan tarif akses data dan Internet yang terjangkau akan lebih mudah untuk diwujudkan,” tandasnya.


Add comment 5 Oktober, 2007

Wanita Paruh Baya Rentan Alergi Wi-Fi Internet

Orang dengan alergi makanan atau minuan memang harus berpantang untuk melindungi diri. Namun bagaimana jika ada orang yang mengaku alergi terhadap sinyal Wi-Fi (Wireless Fidelity)?

Adalah Sarah Dacre, wanita berusia 51 tahun ini mengaku alergi terhadap radiasi gelombang elektromagnetik. Dacre yang berdomisili di London, Inggris ini mengatakan perangkat modern yang ada saat ini seringkali membuat ia sakit kepala.

Dacre ternyata tak sendiri, karena kini makin banyak orang mengaku diri mereka sensitif terhadap radiasi gelombang elektromagnetik. Menurut Dacre, hal pertama yang paling membuatnya rentan alergi adalah router Wi-Fi, disusul ponsel.

Lalu bagaimana ia menghindari radiasi? Cara inilah yang unik. Seperti dikutip detikINET dari TGDaily, Senin (30/04/2007), untuk melindungi diri, di balik cat magnolia yang memulas dinding rumahnya, Darce terlebih dulu melapisi dinding dengan lembaran timah. Jendelanya pun berlapis jaring perak. Sementara jika bepergian, ia selalu mengenakan penutup kepala khusus berwarna perak serta jaring yang menutupi wajah dan leher.

“Saya yakin, orang pasti tertawa melihat saya. Tapi tidak apa-apa, selama ini membuat saya merasa nyaman,” kata Darce mengomentari penampilannya saat bepergian.

Tidak nyaman memang bagi orang-orang seperti Dacre, waktu bepergiannya pun tak pernah lama karena ia harus selalu menghindarkan diri dari orang-orang yang membawa ponsel.

Darce merasakan gelagat alerginya sejak lima tahun yang lalu. Ketika itu dia masih sangat sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat merasakan gejalanya, dia menyangka itu rasa pusing biasa karena kelelahan.

Dr Sarah Myhill, dari rumah sakit General Medical Council mengatakan, “Tidak diragukan lagi bahwa alergi elektromagnetik adalah fenomena nyata, saya sudah melihat banyak orang mengidap electro-magnetic radiation (EMR),” ujarnya.

Gejalanya, pengidap EMR bisa mengalami kerontokan rambut, rasa sakit, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan dan ingatan, serta sakit kepala dan pusing.


Add comment 5 Oktober, 2007

Kiper Gaek AC Milan Dilelang di e-Bay

Bobolnya gawang AC Milan dalam laga semifinal Liga Champions melawan Manchester United dianggap sebagai kesalahan kiper gaek Dida. Walhasil Dida pun dilelang lewat e-Bay.

Hal itu yang dilakukan seorang fans AC Milan yang kesal dengan performa Dida dalam pertandingan di Theatre of Dreams pekan lalu. Seperti dikutip detikINET, Senin (30/4/2007), dari TheRegister, fans itu mendaftarkan Dida untuk dilelang via e-Bay.

Kiper 32 tahun asal Brasil itu dianggap sudah terlalu tua untuk Milan. Di sisi lain, Nelson Dida juga disebut banyak melakukan kesalahan dalam pertandingan penting tersebut sehingga Wayne Rooney dari Manchester United berhasil membobol gawangnya pada perpanjangan waktu.

Nilai lelang baru mencapai 71 Euro (sekitar Rp 877 ribu) ketika aksi sang penggemar diketahui e-Bay. Situs pelelangan itu segera memblokir lelang yang jelas dilakukan di luar persetujuan AC Milan tersebut.


Add comment 5 Oktober, 2007

Pemkot Surabaya Luncurkan Bus Full Internet

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Pemerintah Kota Surabaya meresmikan bus Mobile Training Unit (MTU) di Balaikota Surabaya, Rabu (2/5/2007). Di dalam bus yang berisi 20 unit laptop nantinya beroperasi keliling ke sekolah-sekolah dasar.

Peresmian bus MTU dilakukan oleh walikota Surabaya Bambang DH. Dalam kesempatan tersebut SDN Ketabang V Surabaya mendapat kesempatan pertama untuk mencoba fasilitas tersebut. Para siswa pun dengan semangat langsung menikmati koneksi internet. Sebagian besar membuka mesin pencari Google.

Selain siswa SD yang demen internet, Walikota Bambang DH pun ikut menjajal fasilitas. Mengambil posisi duduk di samping seorang siswa, Bambang terlihat asik mengklak-klik situs. Bambang nampaknya hanya tertarik membuka website milik pemkot sendiri. Tak ketinggalan, pejabat muspida lain juga berkesempatan mencoba layanan internet di bus tersebut.

“Saya sudah bisa mengoperasikan komputer. Tapi, kalau internet baru kali ini,” kata Arun siswa kelas 5 SDN Ketabang V saat berbincang dengan detikcom di dalam bus MTU di halaman Pemkot Surabaya, Rabu (2/5/2007).

Arun menambahkan, dengan adanya fasilitas ini dia dan kawan-kawannya berharap nantinya dapat belajar banyak tentang internet dari mobil ini.

Sementara itu, Wiyono staf operasi MTU mengatakan, setelah bus modern ini diresmikan, pengelolaanya nanti akan diserahkan ke SMK I Surabaya. Nantinya bus ini tiap hari akan berkeliling ke SD-SD yang ada di Surabaya.

“Namun waktunya nanti akan ditentukan. Biar semua sekolah bisa menikmati fasilitas internet ini,” Ujar Wiyono. Mobile Training Unit (MTU) milik Dinas Pendidikan Pemkot Surabaya memiliki 20 Unit komputer serta 1 layar lebar yang digunakan memandu para pelajar dalam mengoperasikan internet.


Add comment 5 Oktober, 2007

Kecanduan pornografi kian menjamur di Amerika Serikat. Menurut pendapat para pakar, ini karena kemudahan mengakses konten porno dan imbas dari Internet.

Lamaran kerja yang ditulis di kertas tampaknya akan makin langka. Setelah marak lamaran digital berformat teks, trennya kini mengarah ke format video.

Untuk membuat lamaran berformat video, pelamar tentu saja harus merekam presentasi dirinya di depan kamera video. Pelamar bisa menceritakan data diri dan hal-hal lain yang sekiranya ‘menjual’. Setelah terekam, file atau disk rekamannya bisa dikirim ke perusahaan-perusahaan yang diinginkan.

Associated Press (AP) yang dikutip detikINET, Kamis (3/5/2007) melaporkan kesibukan seorang mahasiswi tingkat akhir di kampus Arizona State, Fallon Rechnitz.

Rechnitz meyakini, lamaran berbentuk video memberi peluang yang lebih besar untuk tampil di hadapan para pencari tenaga kerja. “Saya merasa lebih bisa menampilkan kepribadian saya, dan jika mereka bisa melihat itu saya punya kesempatan lebih besar untuk mendapat pekerjaan,” kata Rechnitz.

Selain memposting lamaran di sejumlah situs pencari kerja, para pelamar juga giat memposting video mereka di layanan berbagi video seperti YouTube. Dengan begitu mereka tidak perlu mengirim rekaman atau CD ke perusahaan, tapi cukup memberitahukan link-nya.

Kevin Epps, 49, mengaku mendapat panggilan wawancara untuk posisi yang lebih senior, setelah memposting video lamarannya. Dari wawancara tersebut Epps memang tidak serta-merta mendapat pekerjaan, tapi dia malah mendapat tawaran kerja dari perusahaan yang membuat videonya.

AP melansir banyak pelamar yang menyukai lamaran format video ini. Demikian halnya dengan para pencari tenaga kerja.

Laurine Sargent, personalia dari perusahaan real estate mengharapkan ada file video yang melengkapi 60 lamaran yang dia terima. Menurutnya, video membantunya untuk lebih mengenal kepribadian pelamar. “Dalam tulisan mereka sudah paham menampilkan hal-hal yang diinginkan perusahaan,” ujarnya.

Namun ada juga yang memandang skeptis, mereka menilai video-video para pelamar malah menyita waktu karena harus membuka dan menontonnya satu-persatu. Selain itu, lamaran berformat video juga dikhawatirkan memicu diskriminasi baik dari segi ras, umur, maupun faktor-faktor lain yang bisa jadi tidak tampak pada lamaran tradisional.

Hmm…bagaimana menurut Anda?


Add comment 5 Oktober, 2007

11 Tahun, Usia Termuda Pengakses Situs Porno

Kecanduan pornografi kian menjamur di Amerika Serikat. Menurut pendapat para pakar, ini karena kemudahan mengakses konten porno dan imbas dari Internet.

Menurut statistik yang dihimpun oleh periset TopTenReviews, sebanyak 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat diketahui secara rutin mengakses situs porno. Dan sepertiga diantaranya merupakan wanita dewasa.

Yang mengejutkan, usia termuda dimana pengguna mulai mengakses konten porno adalah saat berumur 11 tahun.

Psikolog Dr.Keith Abrams mengungkap, awalnya orang hanya iseng mengakses konten porno, namun nantinya mereka akan menjadi pengguna yang bermasalah.

“Dorongan untuk mengakses semakin kuat dari waktu ke waktu dan pada akhirnya, itulah mengapa orang kemudian menjadi bermasalah,” ujarnya.

Menurut Abrams, ketergantungan konten porno dapat menjadi sesuatu yang tidak sehat jika sampai pada perasaan bersalah dan berimbas pada perilaku.

“Mengunduh konten porno anak, atau mengaksesnya saat jam kerja, atau menyempatkan diri selama tiga hingga empat jam di malam hari demi konten porno, akhirnya akan mengesampingkan hubungan antar manusia,” ujarnya seperti dikutip detikINET dari 42Wiat.com, Jumat (4/5/2007).

Bisnis konten pornografi dunia saat ini bernilai US$ 5 milyar atau sekitar Rp 45 triliun (US$1=Rp 9070 Sumber:detik.com). Dan melihat betapa populernya teknologi online, kecanduan konten porno diperkirakan akan terus berlanjut.

Para pakar berpendapat, walaupun berargumen tentang kebenaran dan kesalahan dari perilaku tersebut, jika seseorang tak dapat berpola hidup normal tanpa menanggalkan kecanduannya, mereka mungkin memang membutuhkan bantuan profesional.


Add comment 5 Oktober, 2007

Kunci Penjara Dilelang di Situs eBay

Sebuah penjara di Amerika Serikat saat ini sedang ‘panas dingin’ menyusul peristiwa dilelangnya beberapa kunci penjara melalui situs lelang eBay.

Kunci-kunci pintu penjara Anamosa State Penitentiary di Iowa tersebut diketahui ada dalam daftar lelang di eBay oleh seorang sipir penjara.

Kunci-kunci tersebut berasal dari seorang tukang kunci penjara yang pensiun pada 1974 dan meninggal 2 tahun kemudian. Dan ketika istri si tukang tersebut meninggal setahun lalu, barang-barang pasangan tersebut kemudian dijual di penjualan perkebunan, sedangkan kunci-kunci yang pernah dibuat dijual di eBay.

“Saya memeriksa eBay dan kunci-kunci itu terdaftar disana,” ujar Jerry Burt, salah satu sipir penjara kepada San Francisco Gate. Ia mengaku tak mengetahui adanya pelelangan tersebut sebelumnya.

Menurut data, mayoritas kunci pintu penjara telah diganti sejak 1974, namun pihak berwenang khawatir, beberapa diantaranya boleh jadi belum mengalami pergantian.

Dan kini, atas kejadian tersebut, penggantian kunci penjara secara menyeluruh telah dimulai. “Kami melakukannya sebagai tindakan pencegahan,” ujar Burt.

Anamosa State Penitentiary adalah penjara menengah yang menampung sekitar 1.250 orang narapidana.


Add comment 5 Oktober, 2007

Sejuta Pelajar Sumatera Belajar Internet

Sedikitnya satu juta pelajar di 10 propinsi di Sumatera akan berkesempatan belajar dan memahami Internet. Hal tersebut merupakan targat program e-Ducation for Tomorrow yang digelar PT Telkom Tbk.

Program yang diresmikan Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Muhammad Nazar, pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu, menyasar para pelajar di 10 kota besar di Sumatera.

Sekolah-sekolah yang terlibat dalam program ini tersebar mulai dari Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Batam, Jambi, Bengkulu dan Bandar Lampung.

Muhammad Nazar menjelaskan bahwa setelah konflik dan tsunami melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera, banyak infrastruktur dan sumber daya manusia yang musnah.

Nazar memandang perlu dilakukannya rehabilitas dan upaya pemulihan secara menyeluruh. “Dukungan yang telah diberikan Telkom diharapkan akan dapat mempercepat usaha-usaha yang sedang dilakukan pemerintah daerah,” kata Nazar.

Pro