Tabrakan Meteorit Timbulkan Ledakan di Bulan
Ditulis oleh erik12127 di/pada 30 September, 2007
Para peneliti NASA menyaksikan sebuah ledakan di Bulan, yang disebabkan oleh tabrakan meteor di permukaannya. Ledakan yang timbul setara dengan kekuatan 70 kilogram TNT, dan terlihat di dekat tepian wilayah bernama Mare Imbrium (Lautan Hujan).
Objek yang menghantam Bulan itu diperkirakan bagian dari hujan meteor taurid yang juga menerpa Bumi akhir Oktober hingga awal November.
Pengetahuan mengenai tabrakan-tabrakan yang terjadi di Bulan ini bisa membantu memberi perlindungan pada astronot bila NASA kembali mengirimkan manusia ke Bulan.
Meteorid adalah batuan atau objek metal yang mengorbit Matahari atau bintang lain. Menurut salah satu astronom yang meneliti tabrakan, hantaman meteorid di Bulan yang mereka saksikan bisa menciptakan kawah selebar 3 meter dan dalam 0,4 meter.
Adalah Rob Suggs dari Marshall Space Flight Center NASA di Huntsville, AS yang melakukan penelitian menggunakan teleskop 10 inci dan kamera video untuk mengamati terpaan benda langit ke Bulan. Pada tanggal 7 November, malam pertama Suggs menggunakan teleskop itu, ia melihat satu tabrakan.
“Orang-orang tidak lagi mengamati Bulan,” kata Dr Suggs. “Padahal masih banyak hal yang bisa kita teliti di sana.”
Dalam rekaman videonya, Dr Suggs menemukan cahaya-cahaya terang yang menghantam permukaan Bulan. Bersama astronom NASA Bill Cooke, ia kemudian mendapatkan bahwa meteorid yang menghantam itu mungkin sebuah taurid, bagian dari hujan meteor tahunan yang aktif pada waktu tabrakan terjadi.
Seperti Bumi, Bulan juga diterpa hujan meteor taurid di akhir Oktober dan awal November. Namun karena tidak memiliki atmosfer seperti Bumi, maka batu-batu angkasa itu meledak di permukaannya.
Sesungguhnya sejak hujan meteor Leonid tahun 2001, para astronom tidak lagi terlalu memperhatikan tabrakan-tabrakan yang terjadi di Bulan. Namun karena NASA berencana mengirimkan kembali astronotnya ke Bulan tahun 2020, maka badan antariksa itu merasa perlu mempelajari tumbukan benda langit di sana untuk memastikan orang yang dikirimnya tidak berada dalam bahaya.
Mereka ingin tahu seberapa sering meteorid besar menghantam Bulan dan apakah hal itu hanya terjadi selama hujan meteor seperti taurid maupun leonid.
Walau hantaman meteorid besar secara langsung kepada astronot hampir mustahil terjadi, namun hal ini perlu diperhatikan untuk memastikan keamanan misi.





Vicky Bagus Afrian berkata
makasih Informasinya
Vicky Bagus Afrian berkata
Gimana Supaya Blok Yang saya buat bisa di temukan di mesin pencari Google
erik12127 berkata
Blogmu pasti dapat ditemukan kalau ada artikel yang berhubungan dan terkait dengan apa yang dicari orang lain……. kalo blognya di blogspot dan wordpress biasanya langsung tertampil di mesin pencari, tapi kalau pernah anda setting >> Ingin private, atau ditampilkan di mesin pencari <<< yah tinggal diubah aja.